Rabu, 30 Desember 2015 – 08:13 WITA Telah dibaca 840 kali

Khotbah Pertama di Jemaat Asal Setelah Terpilih Sebagai Ketua Uni

Bindosano Ajak Jemaat Revolusi Moral

SUARAMANADO, Manado: Ketua Gereja MAHK Uni Konfrens Indonesia Timur yang baru sebulan terpilih, Pdt. Samuel Yotam Bindosano dalam khotbah pertamanya di jemaat asal yakni jemaat Gritma di bilangan Lapangan, Sabtu lalu mengajak jemaat untuk melakukan revolusi moral. Kata yang bersinergi dengan revolusi mental dari Presiden RI, Jokowi ini dipakai Bindosano untuk merefleksikan perubahan "pembenaran oleh iman" yakni proses membenarkan pikiran dan kelakuan umat Kristen yang hanya dapat dilakukan lewat iman atau keyakinan teguh bahwa Yesus Kristus yang memampukan umatnya untuk dapat berubah.

"Kita perlu membaharui diri dari dalam, yakni hati kita untuk memiiiki tabiat Kristus", ungkap Bindosano di hadapan puluhan anggota jemaat yang tekun menyimak khobahnya selaku pimpinan gereja Advent di wilayah Indonesia Timur yang pertama kali.

Dijelaskannnya, bahwa pembaharuan perlu dibuat agar umat Tuhan dapat mengerti kehendak Allah, mana yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Pria asal Papua ini lalu menjelaskan 4 komponen yang perlu kita usahakan untuk berubah, yakni aspek rohani, mental, fisik dan sosial. Dirinya juga menyinggung mengenai perubahan dalam pola makan untuk menunjang kesehatan fisik dan hubungan dalam keluarga baik antara suami isteri maupun kepada anak, untuk memperoleh kesehatan sosial.

Pada kesempatan yang sama, Bindosano bersama isteri, Ninfa Guilem, asal Filipina didaulat untuk memasang lilin ulang tahun Jemaat Gritma yang ke enam dan juga memimpin perayaan hari ibu secara Nasional. Sebelumnya, Bindosano juga mendoakan pengutusan pelayan jemaat Gritma yang terpilih untuk bertugas di tahun 2016, dengan Ketua Edwin Mangande, Lucky Mangkey, Sekretris Eunice Pesik dan Bendahara Jessie Togas. Pria lima anak yang berpenampilan sederhana hadir bersama isteri dan dua orang puteri. (em)