Kamis, 31 Januari 2013 – 15:36 WITA Telah dibaca 369 kali

Soal Jamsostek dan Prosedurnya

Yunarto: Yang Belum Jadi Peserta Bisa Daftar Langsung

"Hal ini sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-IX/2011 dan Permenaker No. 20 Tahun 2012, bahsa tenaga kerja dapat mendaftarkan diri secara langsung kepada Jamsostek apabila perusahaan nyata-nyata lalai tidak mendaftarkan tenaga kerja yang bersangkuta sebagai peserta program jaminan sosial tenaga kerja", tutur Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero), Rudy Junarto kepada sejumlah wartawan Kamis (31/1) siang.

Kepala PT Jamsostek (Persero) Cabang Sulawesi Utara, Ruddy Junarto.

Rudy menambahkan, "Jaminan Sosial Tenaga Kerja merupakan hak normatif setiap tenaga kerja. Menjadi peserta atau tidak, tenaga kerja berhak atas jaminan Jamsostek mika terjadi risiko seperti kecelakaan kerja, sakit, meninggal dunia. Hanya saja, jika menjadi peserat Jamsostek, risiko yang terjadi menjadi tangung jawab Badan Penyelenggara. Namun, jika tidak menjadi peserta Jamsostek, risiko yang terjadi menjadi tanggung jawab perusahaan/pemberi kerja".

"Sangat disayangkan apabila masih ada perusahaan yang belum memberikan perlindungan kepada tenaga kerjanya melalui program Jamsostek. Padahal dengan mengalihkan risiko kecelakaan kerja dan kematian kepada Jamsostek, perusahaan terhindar dari biaya atau pengeluaran yang tidak pasti. dan tentu saja tenaga kerja dapat bekerja dengan aman dan tenang yang pada gilirannya akan meningkakan produktivitas", ujar Rudy.

Rudy menguraikan", tidak hanya perusahaan tapi Pemerintah provinsi/kota/kabupaten selaku pemakai tenaga kerja honor/kontrak/non PNS juga harus memikirkan bagaimana memberikan perlindungan Jamsostek kepada mereka.

Mekanisme pendaftaran tenaga kerja secara langsung:

Tenaga kerja yang bersangkutan melaporkan secara tertulis kepada Dinas Tenaga Kerja dengan tembusan kepada PT Jamsostek, bahwa dirinya belum diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Tenaga kerja harus mengisi formulir yang disediakan oleh Badan Penyelenggara dengan melampirkan: bukti diri sebagai tenaga kerja/karyawan aktif pada perusahaan; perjanjian kerja atau Surat Keputusan pengangkatan; kartu tanda penduduk dan kartu keluarga

PT. Jamsostek akan melakukan verifikasi data kepada perusahaan tempat tenaga kerja bekerja dan menagih kepada perusahaan untuk membayarkan iuran.

Tenaga kerja yang telah menyampaikan formulir pendaftaran dan telah memenuhi persyaratan, Jamsostek menerbitkan bukti kepesertaan program jaminan sosial tenaga kerja setelah pengusaha membayar iuran secara lunas bagi tenaga kerja yang bersangkutan.