Jumat, 10 Juni 2011 – 10:45 WITA Telah dibaca 1258 kali

Juara Lomba Cipta Lagu Lingkungan Hidup SULUT 2011

Menang Karena Terinspirasi Sambutan Menteri

Pentas Lomba Lingkungan Hidup SULUT yang digelar 6–8 Juni 2011 di Atrium MTC Mega Mas. Insert: Egy.

Perayaan hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni sudah dilakukan di Istana Negara. di saat yang sama, di berbagai tempat di tanah air digelar lomba-lomba lingkungan hidup dengan tema ‘Hutan Penyangga Kehidupan’ atau ‘Forests: Nature at Your Service’. Moto ini memiliki makna bahwa hutan merupakan penyangga keseimbangan lingkungan hidup.

Sebagai pemenang lomba cipta lagu bertema lingkungan tahun 2011 di SULUT, Egy Manueke mengaku terinspirasi dari sambutan Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS yang menandaskan bahwa kerusakan hutan masih lebih cepat dibandingkan dengan laju pemulihannya. Berikut penuturan Egy kepada SUARAMANADO.

Tanya (T): Mengapa anda menjudulkan lagu "Hijaukan Lingkungan Kita"?

Jawab (J): Saya terkesan dengan sambutan pak Hatta (Menteri Lingkungan Hidup-red) dalam perayaan Hari Lingkungan Hidup di Istana Negara Selasa kemarin, bahwa laju pengrusakan hutan jauh lebih cepat dari pemulihannya. Kerusakan lingkungan menimbulkan bencana dan malapetaka. Karenanya dalam lagu, ada seruan untuk menghijaukan atau menaman pohon di lingkungan kita demi kelangsungan hidup.

T: Bagaimana proses penyusunan lagu yang kemudian menang dalam ajang yang tercatat pertama kali digelar di SULUT.

J: Pertama saya coba menyusun syair sesuai tema peringatan lingkungan hidup tahun ini. Dimulai dari reffnya dulu, kemudian mencari puisi awalnya. Saya lihat cocok. Saya feeling saja waktu menulis notnya. Sesudah itu, saya latihan sedikit di pentas di MTC pada hari Rabu dan it works. Prinsipnya, saya ingin kemukakan ide tentang lingkungan sesuai tema tahun ini lewat lagu. Syukur, bisa menang.

T: Ada tidak saingan berat dalam kontes kali ini?

J: Teman saya, Stenly, kami sudah membicarakan tentang siapa yang akan jadi pemenang sebelum pengumuman juri. Hasilnya, telah kita lihat bersama.

Dalam pengumuman pemenang, ketua Dewan Juri, Kifly, mengungkapkan empat dasar penilaian lomba cipta lagu lingkungan 2011, yakni: lirik yang sesuai dengan tema lingkungan, puisi gampang dimengerti, melodi gampang diingat/enak didengar serta penampilan panggung. Saat pementasan, Egy menyanyikan dan memainkan sendiri lagu ciptaannya lewat keyboard. Bersama Stenly dan pemenang lainnya, Egy akan menerima hadiah dan tropi dari gubernur SULUT pada puncak perayaan Lingkungan Hidup Sulawesi Utara yang akan pusatkan Sabtu (11/6) pagi di Mantos, Boulevard Manado.

Daftar lengkap pemenang lomba lingkungan hidup yang terdiri atas lomba cipta lagu, menggambar dan daur ulang, yaitu: Lomba cipta lagu: juara 1 Egy Ellen Manueke, juara 2 Stenly Wagiu; juara 3 Firna dan juara favorit Opa George Datu. Untuk lomba re-use garbage competition (lomba daur ulang) tingkat SMA/SMP, juara 1 SMAN 1 Manado; juara 2 SMAN 7 Manado dan juara 3 SMPN 1 Likupang. Untuk lomba menggambar tingkat SD kelas 1–3, juara 1 Jesika Turambi; juara 2 Nirvana Rarumangkay dan juara 3 Nilam Basuki. Lomba mengambar kelas 4–6 SD, juara 1 Ferenshia Koyakin; juara 2 Wulan Basuki dan juara 3 Jovanca Rondonuwu. Sedangkan lomba mengambar SMP/SMA, juara 1 Abraham Pelealu; juara 2 Nartika Mangoli dan juara 3 Angelita Ismail.

Ajang lomba-lomba lingkungan hidup ini sendiri dibuka pada Senin (6/6) lalu oleh Kepala BLH SULUT, Olvie Atteng dan didukung oleh Jurnalis Pecinta Lingkungan (JPL) SULUT, Badan Lingkungan Hidup (BLH) SULUT, Dinas Kehutanan SULUT, MTC Manado, Toko Universal Shop MTC, Bank CIMB Niaga, PT Meares Soputan Meaning, RedMonkey Karaoke family, Telkomsel dan semua media cetak serta media elektronik yang ada di SULUT. Selain lomba-lomba tersebut adalagi pameran foto dan penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup 2011.