Kamis, 21 April 2016 – 02:44 WITA Telah dibaca 855 kali

Penanganan WNA Tanpa Dokumen di SULUT Menjadi Model Se Indonesia

Kemenkumham SULUT dan Pemkot Manado
SUARAMANADO,Manado. Permasalahan Warga Negara Asing di Propinsi Sulawesi Utara yang telah puluhan tahun tanpa kejelasannya kini telah tertangani berkat hasil kerja sama Kanwil Kemenkumham SULUT bersama pemerintah Kabupaten / Kota.

Dijelaskan Dr. Sudirman D. Hury,SH,MH selaku Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Utara dimana keberadaan 6.000 Warga Negara Asing tanpa Dokumen Kewarganegaraan yang jelas yang tersebar di Kabupaten/Kota, saat ini telah dilakukan penanganan oleh Imigrasi bersama Pemerintah di Kabupaten / Kota melalui tindakan pendataan.

Menurut Sudirman, Melalui pemerintah tingkat Kecamatan hingga Kelurahan melakukan pendataan WNA tanpa dokumen dimasing-masing wilayah kerja y yang dibuat dalam satu format isian masing-masing WNA dan dikuatkan dengan Surat Keterangan Kelurahan tentang keberadaan WNA tersebut bahwa benar telah bermukim diwilayah kerjanya.

Diketahui kebanyakan WNA tanpa Dokumen tersebut adalah mereka yang telah lama tinggal disatu daerah bahkan ada yang telah berasimilasi dengan penduduk setempat yang kebanyakan bekerja disektor perikanan sebagai nelayan.

Ditambahkan Sudirman, Apa yang telah dilakukan pihaknya bersama Pemda sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dimana pemerintah harus hadir ditengah warga masyarakat dalam rangka implementasi Hak Asasi Manusia sebagai mana Piagam PBB yang diratifikasi pemerintah Indonesia.

Maslah WNA tanpa dokumen ini telah menjadi perhatian Gubernur SULUT Olly Dondokambey sehingga konsep penanganan masalah ini terus disosialisasikan kepad Kab/Kota seperti yang dilaksanakan bersama Pemkot Manado yang dihadiri Sekot Haferey Sendoh bersama Camat fan Lurah se Kota Manado di Hotel Gran Puri Manado(21/4).

Diharapkan Model penanganan WNA tanpa dokumen di Sulawesi Utara menjadi contoh didaerah yang lain di Indonesia terutama daerah-daerah yang berbatasan dengan Negara Asing,harap Sudirman dengan penuh optimis karena ini yang pertama dilakukan di tanah air tercinta Indonesia.

Hadir dalam kegiatan Deseminasi Penegakan Hukum Keimigrasian Kakanwil Kemenkumham Dr. Hi. Sudirman D. Hury,SH,MM,M.Sc. yang berkenan membuka kegiatan ini, Kadiv Keimigrasian Dodi Karninda Ha. SH,MH, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Manado Mantano Rengkung. (jansen)