Jumat, 10 Juli 2015 – 22:56 WITA Telah dibaca 704 kali

Harusnya Kelurahan Terjelek Keamanannya Yang Sering Terjadi Tawuran

Meilin V. lasut, M.si Lurah Sario Saat Reses Anggota DPRD Kota Manado Michael Kalonio,SE
SUARAMANADO, Manado. Lomba Prokamling Kota Manado menuai sorotan dan menimbulkan kontroversi diantara warga Kota Manado khususnya lingkup pemerintahan Kecamatan hingga Kelurahan atas hasil penilaian yang diumumkan oleh Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Manado saat rapat koordinasi Keamanan tingkat Kota Manado (9/7) yang lalu.

Pasalnya, yang menjadi lingkungan terjelek atas penilaian program Prokamling disandang oleh Lingkungan I s/d Lingkungan IV Kelurahan Sario Kecamatan Sario. Hal ini langsung mendapat reaksi keras dari Meilin V. Lasut, M.Si selaku lurah di kelurahan Sario.

Kata Meilin, saya benar-benar kaget dan pertanyakan atas hasil yang ditetapkan Tiem Penilai dimana seluruh lingkungannya dinyatakan terjelek Prokamlingnya.

Padahal, seluruh kepala lingkungan telah dilengkapi peralatan untuk menunjang keamanan lingkungan masing-masing berupa HT untuk saling berkoordinasi juga Kota P3K.

Dari segi Administrasi, pihaknya justru menjadi tempat bertanya dan tempat mengambil contoh format buku mutasi kegiatan prokamling oleh kelurahan lain. Untuk posko juga dibuat dan jelas terpampang didepan Kantor Lurah.

Lebih dari itu, selama ini Kelurahan yang dipimpinya tidak pernah terjadi Tarkam atau Tawuran antar Kampung dan panah wayer yang selama ini menghiasi pemberitaan media di Kota Manado, jadi intinya kondisi keamanan tetap terjaga dan konsusif, tetapi kenapa dinilai terjelek se Kota Manado. Tanya Meilin.

Michael Kalonio,SE anggota Dewan Kota Manado turut mengomentari apa yang dialami Kelurahan Sario sebagai daerah pemilihannya saat Pileg yang lalu. Menurut Michael, diselah-selah Reses Anggota Dewan Kota Manado di Sabua Bulu Malalayang (10/7), seharusnya yang diberi predikat terjelek keamanannya adalah kelurahan yang selama ini menjadi langganan tawuran dan panah wayer, bukan malah disandang oleh kelurahan yang kondisi keamaannya tetap terjamin.

Kemungkinan ada kesalahan dari Tiem penilai saat itu, sehingga perlu dievaluasi kembali terkait persyaratan Lomba dan pembentukan Tiem penilai yang harus independent dan objektif saat memberi penilaian, tegas Michael.

Sekertari Kesbangpol dan Linmas Kota Manado Drs.I. Sumampow mengakui adanya komplain dari Lurah Sario atas hasil tersebut. Tetapi kata Sumampow, meyakini Tiem Penilai yang melibatkan unsur Kepolisian, TNI, Pol PP, Kesbangpol & Linmas dan Bapeda telah objective dalam penilaian mereka.

Ditambahkan Sumampow, setiap Kecamatan se Kota Manado dibentuk Tim penilai masing-masing dengan dasar penilaian yang telah ditetapkan yaitu; SK Pembentukan Prokamling, Ada Sekertariat, Pos Kamling, Program kerja Satgas. dan terpenting adalah setiap Kepala Lingkungan harus tau apa itu Prokamling sesuai Perwako No. 52/2014 Tentang Sistim Keamanan Lingkungan.

Jika syarat-syarat diatas tidak ada atau kurang mampu menunjukkan secara fisik dan saat diwawancara para pala tidak mengetahui apa itu Prokamling sesuai Perwako, maka hal tersebut langsung dinilai buruk oleh Tiem.

Walaui tidak dipungkiri kata Sumampow, bukan berarti kelurahan lain telah lengkap seluruhnya. Namun bagi Kelurahan Sario, masih ada kesempatan untuk melengkapi kekurangan pada lomba yang sama berilkutnya sekitar bulan Oktober 2015 dan semoga menjadi Juara, jelas mantan Camat Mapanget ini. (jansen)