Jumat, 17 Mei 2013 – 17:55 WITA Telah dibaca 215 kali

Wagub:Optimalkan Fungsi Puskesmas

Dalam upaya menyukseskan pembangunan kesehatan, khususnya di provinsi SULUT dalam mencapai target MDG’s, maka perlu dilakukan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanankesehatan yang berkualitas, dengan mengoptimalkan fungsi puskesmas melalui program peningkatan puskesmas dengan layanan unggulan, agar segera terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal, efisien dan efektif. Hal itu di sampaikan Wagub SULUT Dr. Djouhari Kansil, MPd di depan peserta Rapat Kerja Kesehatan Provinsi (Rakerkesprov) SULUT di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (16/5) pekan lalu.

Dalam Kesempatan tersebut, Kansil juga telah memberikan informasi penting terkait dengan capaian MDG’S di Provinsi SULUT untuk AKB Tahun 2012 sebesar 7/1000 KH target 2015 sebesar 23/1000 KH, AKI Tahun 2012 sebesar 125/100.000 KH (target 2015 sebesar 102/100.000 KH), demikian juga dengan capaian prevalensi gizi kurang 2.30% (target 2015 sebesar 15%), gizi buruk 0,05% (sudah jauh diatas target MDG’s Tahun 2015 yaitu 5%).

Sedangkan umur harapan hidup di Provinsi SULUT dari tahun ketahun terus meningkat, dimana pada tahun 2012 telah mencapai 72,33 dan telah melebihi target nasional 69 Tahun. Kansil mengakui keberhasil yang dicapai itu, tak lepas dari dukungan berbagai pihak termasuk Tokoh Agama/Masyarakat TP. PKK, KNPI, serta jajaran Pemerintahan dan Kabupaten Kota.

Disadarinya isu-isu kesehatan didaerah ini kami anggap sangat penting, sehingga langkah-langkah dan upaya terus dilakukan oleh pemerintah daerah, ujarnya. Rakerkes yang dibuka Wamenkes Prof Dr. Ali Gufron Mukti, menurut Kadis Kesehatan SULUT dr. Maxi R Rondonuwu DHSM, diikuti para Kadis Kesehatan, Ka. BKKBN kabupaten/kota serta Kepala Puskesmas Perbatasan Miangas dan Marore.

Wamen juga telah melakukan lounching Pergub No. 17 Tahun 2013 Tentang sistem rujukan pelayanan kesehatan di provinsi SULUT. Turut hadir Dirjen Binfar dan Alkes Maura Linda Sitanggang bersama Sesditjen, Purwadi, tambah Rondonuwu.