Jumat, 30 November 2012 – 12:03 WITA Telah dibaca 729 kali

Wagub: Pemilukada Sarana Pembelajaran Politik Bagi Masyarakat

Sebanyak 36 orang anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara (kecuali Minahasa, Minut dan Boltim) hari ini resmi mulai melaksanakan tugasnya setelah dilantik oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Drs. Herwyn Malonda, M.Pd di Hotel Grand Puri Manado. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Bawaslu Sulawesi Utara Nomor 8 – 21/Kep/2012 yang menetapkan masing-masing 3 orang anggota Panwaslu di Kebupaten/Kota tersebut. Setelah pelantikan para anggota akan mengikuti Pembekalan yang antara lain akan diberikan oleh Ketua Bawaslu republik Indonesia Dr. Muhammad, SIP, M.Si dan akan melakukan pemilihan Ketua.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Djouhari Kansil, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Pengawasan adalah unsur penting dalam menjamin berlangsungnya Pemilu/Pemilukada yang berkualitas. Kehadiran Panwaslu sangat penting dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat dan segenap komponen yang terlibat agar Pemilu/Pemilukada terhindar dari praktek politik yang memecah belah persatuan dan kesatuan serta mampu menghadirkan keindahan dalam berdemokrasi dengan berpolitik secara santuk, elegan dan bermartabat.
Pada bagian lain Wakil Gubernur mengatakan bahwa Pemilu/Pemilukada sebenarnya adalah proses pembelajaran karakter bangsa, pembelajaran menuju masyarakat yang bermartabat dan merupakan dasar sekaligus gambaran dari proses pemerintahan ke depan. Pemilu bukanlah menjadi tujuan semata-mata tetapi merupakan alat untuk mencapai tujuan bagi kesejahteraan bangsa di masa depan, demikian Wagub. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH, M.Ed selaku Jubir Pemprov SULUT).