Telah dibaca 78 kali
Sabtu, 28 Januari 2012 - 20:31 WITA

Menko Kesra: Kerja Keras SHS berbuah manis

Mulai dibangunnya Gedung Sekretariat Tetap (Permanent Secretariat) Regional Coral Triangle Initiative (CTI) di Manado Sulawesi Utara adalah hasil kerja keras Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang yang telah berhasil meyakinkan dunia dan Pemerintah Republik Indonesia bahwa Sulawesi Utara mampu menjadi Tuan Rumah World Ocean Conference dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit tahun 2009 yang lalu.

Ivent ini sangat berhasil sehingga 5 negara anggota CTI plus Indonesia menyepakati untuk membangun kantor sekretariat tetap di Manado. Demikian antara lain dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat H. Agung Laksono ketika meresmikan pembangunan gedung sekretariat regional Coral Triangle Initiative (CTI) yang berlokasi di depan Grand Kawanua Convention Centre (GKCC) Kairagi Manado, tempat diselenggarakannya WOC dan CTI Summit 2009 yang lalu. Menko Kesra juga menyampaikan selamat kepada seluruh rakyat Sulawesi Utara atas mulai dibangunnya Gedung Bersejarah ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Ir. Gellwynn Jusuf, M.Sc dalam laporannya mengatakan bahwa gedung sekretariat tetap regional CTI ini akan dibangun di atas tanah hibah dari Pemprov Sulut seluas 21.000 m2 yang nantinya akan terdiri dari 600 m2 untuk area kantor dan 15.000 m2 area cadangan pembangunan. Rencananya gedung ini akan dibangun selama 14 bulan dan sifatnya multi years. Saat ini pembangunan sudah mencapai 4% dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya Persero Tbk. Bangunan ini nantinya akan teridi dari 2 bagian bangunan 5 lantai untuk kantor sekretariat dan bangunan 6 lantai penunjang yang akan berisi laboratorium, perpustakaan bahkan akuarium yang juga dapat dinikmati oleh masyarakat umum nantinya.

Sebelumnya gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutan selamat datang menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui kementerian kelautan dan perikanan dan kementerian Koordinator Kesra atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara untuk menjadi lokasi pembangunan sekretariat CTI ini. Gubernur juga menggambarkan potensi perikanan dan kelautan Sulawesi Utara yang merupakan salah satu dari 7 Provinsi Kepulauan di Indonesia yang memiliki terumbu karang dengan bentangan fishing ground yang luar biasa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi telah menetapkan sektor perikanan sebagai salah satu sektor unggulan dalam rencana pembangunannya. Pada kesempatan ini gubernur menyampaikan usulan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk memikirkan ke depan perlu dikeluarkan peraturan untuk melindungi nelayan tradisional yang seringkali beroperasi di daerah perbatasan. Untuk Sulawesi Utara, sering terjadi perlintasan nelayan dari Filipina maupun sebaliknya dari Miangas, Marore yang melakukan penangkapan di perairan perbatasan kedua negara bahkan seringkali melewati perbatasan. Para nelayan ini harus diberi perlindungan melalui peraturan yang disepakati kedua negara, demikian gubernur.

Menteri kelautan dan perikanan Syarip Cicip Sutardjo menanggapi positif usulan gubernur tersebut dan akan memfasilitasi pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk rencana menteri mengatakan bahwa dengan kondisi 2/3 wilayah terdiri dari laut, dengan lebih dari 500 species terumbu karang dan 300 lebih species ikan, pemberdayaan sumber hayati laut untuk kepentingan kemakmuran rakyat menjadi sangat signifikan.

Kementerian kelautan dan perikanan akan terus mengembangkan Industrialisasi perikanan yang juga akan mendukung program Presiden RI Pro Growth, Pro Poor, Pro Job dan Pro Environment. Pembangunan Gedung Sekretariat Tetap CTI ini akan menjadi momentum yang sangat baik bagi pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mengembangkan sektor perikanan yang merupakan salah satu potensi daerah ini, demikan menteri kelautan dan perikanan. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Jubir Pemprov Sulut)

(red)
Penulis: Redaksi SuaraManado.com
Beri Komentar