Kamis, 9 Februari 2012 – 19:25 WITA Telah dibaca 776 kali

Biro Pemhumas Fasilitasi Pertemuan Penyelesaian Batas Bitung dan Minut

Penyelesaian masalah Batas Wilayah Kabupatesn Minahasa Utara dan Kota Bitung khususnya di daerah Tendeki Rok-rok semakin mendekati final setelah kedua belah pihak dipertemukan melalui Rapat yang dipimpin oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov SULUT B. Mononutu, SH. di ruangan kerja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (9/02) tadi. Pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara pada kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. J.A. Rumambi yang didampingi oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Minut Drs. Allan Mingkid dan pihak Pemerintah Kota Bitung diwakili oleh Kepala Bagian Pemerintahan Drs. Efraim Lomboan dan Camat Matuari Michael Sondakh, S.Sos. Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si hadir juga tetapi tidak dapat mengikuti pertemuan dari awal karena pada saat yang sama harus melakukan presentasi pada Pertemuan Koordinasi LPSE di ruangan Huyula Kantor Gubernur. Sekda Bitung masih sempat menerima penjelasan langsung dari Karo Pemerintahan dan Humas tentang hasil Rapat tersebut dan kesepakatan yang dicapai sesaat sebelum Rapat selesai. Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov SULUT meminta kepada kedua belah pihak untuk mempertimbangkan Konsep gambar situasi yang dilengkapi dengan rancangan garis batas yang telah disusun oleh Tim Keasistenan Pemerintahan dan Kesra, Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov SULUT bersama Badan Pertanahan Nasional Provinsi dan Kabupaten Minahasa Utara dan kota Bitung.

Konsep ini oleh Karo Pemhumas Setdaprov SULUT dimintakan untuk dijelaskan kepada Bupati dan Walikota masing-masing untuk kemudian nantinya akan ditentukan hari yang tepat dan disepakati kedua belah pihak dalam waktu dekat ini untuk bersama-sama turun ke lapangan dan langsung menyepakati titik-titik yang nantinya akan dijadikan patokan terutama di daerah-daerah yang masih dipermasalahkan untuk nantinya dapat ditentukan garis batas yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. "Meskipun pada pertemuan sebelumnya kedua belah pihak telah menyerahkan kepada Pemerintah Provinsi untuk penyelesaian masalah ini, Pemerintah Provinsi tetap hanya bisa menawarkan solusi ini kepada kedua belah pihak agar kesepakatan benar-benar diambil atas persetujuan kedua belah pihak. Jadi konsep ini bukan harga mati tetapi merupakan bentuk hasil kerja Tim Provinsi yang selama ini telah berupaya memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak bahkan beberapa kali turun langsung ke lokasi untuk melihat dan mendengarkan aspirasi langsung di lapangan", demikian Karo Pemerintahan dan Humas Setdaprov SULUT. "Penyelesaiannya harus merupakan kesepakatan bersama yang tentunya dapat diterima oleh kedua belah pihak dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat agar tidak menimbulkan permasalahan baru dikemudian hari". Pertemuan ini sangat berarti karena kedua belah pihak telah sepakat untuk menyampaikan tawaran ini kepada Bupati dan Walikota masing-masing dan nantinya akan dilanjutkan dengan "Turun Lapangan" bersama untuk melihat dan menyepakati langsung titik-titik penentuan Garis Batas kedua daerah ini. dengan demikian Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov SULUT meyakini permasalahan Batas Kota Bitung dan Kabupaten Minut khususnya di wilayah Tendeki Rok-rok akan dapat dituntaskan dalam waktu dekat. (Kepala Bagian Humas Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Jubir Pemprov SULUT).