Selasa, 31 Januari 2012 – 04:32 WITA Telah dibaca 911 kali

Pemprov Promosi Wisata di China dan Hongkong

Ditetapkannya pariwisata sebagai leading sektor Sulawesi Utara mengharuskan pemerintah dalam hal ini Pemprov SULUT terus melakukan berbagai upaya untuk kemajuan pariwisata di SULUT. Salah satu langkah yang dilakukan Pemprov SULUT yakni dengan gencar melakukan promosi pariwisata dengan tujuan datangkan turis sebanyak mungkin. Seperti halnya yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata SULUT dan Biro Pemerintahan Humas Setdaprov SULUT yang sejak senin (23/01) lalu melakukan promosi pariwisata di China dan Hongkong.
Promosi yang dimaksud yakni membagikan sejumlah brosur, map, dan compact disc soal destinasi wisata SULUT sembari menjelaskan hal-hal luar biasa yang bisa ditemui di tanah Nyiur Melambai kepada setiap warga China yang dijumpai. Bahkan tak tanggung-tanggung, Kepala bidang Promosi Dinas Budpar SULUT Dra. Anneke Rondonuwu dan Kasubag Pengumpulan dan Penjaringan Informasi Biro Tapem Humas Vanda B. Jocom, M.Si, dengan bermodalkan satu meja kecil menggelar stan mini di lapangan city Garden Guangzhou yang terkenal sebagai tempat teramai bukan hanya diramaikan oleh warga China tapi juga turis asing lainnya.

Selain menggelar stan, mereka juga membagikan brosur di sejumlah restoran, hotel, dan travel besar yang ada di China dan Hongkong. '‘China terkenal dengan kepadatan penduduknya sekaligus warga China terkenal sebagai warga yang senang melancong, maka sangatlah tepat jika promosi wisata juga dilakukan langsung di China’,' jelas Anneke yang langsung diiyakan Vanda.
Pada prinsipnya, lanjut Anneke dan Vanda, SULUT sudah terkenal di mata dunia, apalagi dengan berbagai gebrakan luar biasa yang dilakukan Gubernur SULUT Dr. S. H. Sarundajang lewat iven nasional dan internasional yang semakin menumbuhkan kehidupan pariwisata dan ekonomi SULUT. Sekalipun begitu, pemerintah tidak boleh berpuas diri. Harus terus dilakukan gerakan menjemput bola dalam artian terus melakukan upaya mendatangkan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Semakin banyaknya turis yang datang otomotis berbagai line seperti hotel, restoran, travel, maskapai, dan dunia usaha wisata lainnya semakin berkembang.