Selasa, 22 November 2011 – 12:27 WITA Telah dibaca 841 kali

Rakor Penerapan Kartu PNS Elektronik Digelar

Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara di Jalan 17 Agustus.

Kualitas pelayanan aparatur dibidang kepegawaian terutama yang berkaitan dengan penerapan Kartu PNS Elektronik (KPE) terus ditingkatkan. Senin kemarin, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi SULUT bekerjasama dengan PT. Bank SULUT, menggelar Rapat Koordnasi dengan seluruh jajaran SKPD dilingkungan Pemprov SULUT. Kegiatan yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi SULUT Drs Mecky M Onibala, MSI di ruang Huyula Kantor Gubernur SULUT. Menurut Onibala, Pemprov SULUT terus memperbaiki kulaitas pelayanan bukan hanya kepada masyarakat tetapi kepada operator pemerintahan, yakni para birokrat sebagai aset negara, daerah dan aset rakyat.Hal ini dimaksudkan agar mampu menyeimbangkan tuntutan modernisasi yang telah menjadi kebutuhan saat ini, salah satunya adalah implementasi kartu PNS Pemprov, ujarnya.

Kartu PNS Elektronik memiliki multi fungsi, baik sebagai tanda pengenal pegawai, maupun sarat dengan fungsi lainnya yang bermanfaat ekonomis, papar Onibala.

Sementara Kaban BKD SULUT Drs Roy M Tumiwa, MPd menyatakan, tujuan diterbitkannya KPE bagi pegawai yaitu untuk memudahkan pelayanan kepada PNS, penerima pensiun dan keluarga, disisi lain dalam implementasinya pencetakan KPE ini bertujuan antaralain mendapatkan data biometrik fisik PNS yang akurat untuk keperluan pengembangan dan kesejahteraan PNS serta guna membangun database KPE yang memiliki tingkat keotentikan dan identifikasi yang tinggi sehingga bisa menghasilkan data dan informasi yang akurat, katanya.

Tumiwa menambahkan, manfaat dari KPE adalah untuk kemudahan layanan kepada PNS meliputi, gaja, kesehatan, pensiun, tabungan hari tua, tabungan perumahan, transaksi keuangan/ perbankan dan layanan lainnya. Sedangkan manfaat lainnya yaitu untuk mempermuda dalam pelaksanaan pembangunan platform elektronik yang mendukung pelaksanaan e-Government sebagai media pencatatan, pengawasan dan kontrol serta dapat diintegrasikan dengan layanan sektor lainnya.