Rabu, 7 September 2011 – 06:35 WITA Telah dibaca 2524 kali

Misteri Hilangnya Land Cruiser Telah Kembali

Salindeho: Kendaraan Tersebut Diantar Langsung Kepala Biro Umum Pemrov SULUT

Misteri raibnya kendaraan mobil jenis Land Cruiser dengan plat nomor polisi DB 1111 A terjawab sudah. dari penglihatan SUARAMANADO, sejak kemarin pagi, mobil tersebut telah terparkir di halaman Pemkot Manado. Kendaraan ini sempat di gunakan oleh mantan walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi dan pada akhirnya lenyap entah ke mana pasca Jimmy Rogi berurusan dengan pihak KPK dan dinyatakan bersalah.

Namun kendaraan tersebut tiba-tiba nongol dengan posisi plat nomor polisi sudah di ganti menjadi DB 4224 AM. Hal ini justru menjadi tanda-tanya di sejumlah pegawai negeri saat melewati di depan kendaraan tersebut.

"Napa itu kendaraan yang ilang, kage-kage so ta parkir di sini nintau sapa yang bawah. Pagi-pagi torang pe sampe so ada itu oto", ungkap sejumlah PNS.

Ketika dimintai kejelasan, Kepala Bagian (Kabag) Aset Pemkot Manado, Teddy Salindeho di ruangan kerjanya mengatakan, sebenarnya Kendaraan ini sudah sejak lama berada di Pemkot Manado. "Sejak tanggal 25 Agustus pasca pelantikan saya sebagai Kabag Aset, kami langsung menjemputnya di bagian Biro Umum Setda Provinsi dan langsung dibawa oleh Jems selaku Kepala Biro", ungkap Salindeho.

Lanjut dijelaskannya, "mobil ini sudah lama berada di Pemkot Manado namun mengingat akan segera memasuki masa liburan, mobil tersebut diparkir di rumah dinas Walikota Manado. Jadi pada dasarnya keberadaan Mobil Land Cruiser sudah lama dikembalikan dan penegmbaliannya tidak ada kata pemaksaan sama sekali, dengan kesadaran sendiri pihak Biro Umum mengembalikannya", terang Salindeho.

Salindeho juga kembali mengatakan, memang sudah saatnya Pemkot Manado akan segera menertibkan seluruh aset milik pemerintah daerah Kota Manado, "mengingat hampir sebagian besar aset tersebut sudah banyak yang hilang dan raib entah kemana. Saya sementara mempersiapkan surat untuk di sampaikan kepada walikota Manado berkaitan penarikan sejumlah aset terutama kendaraan, baik roda dua maupun roda empat", tegas Salindeho.