Senin, 28 Februari 2011 – 15:11 WITA Telah dibaca 2839 kali

Pemerintah Kota Manado Terima Konsulat Filipina

SULUT berbatasan dengan negara Filipina dan Malaysia.

Kunjungan kerja Konsulat Jenderal Filipina yang pertama kali ke kota Manado dilaksanakan Senin (28/2) dengan tujuan membahas perjanjian "Sister City" antara kota Manado dan Davao.

Dalam kunjungannya, konsul Filipiha untuk Indonesia, Mr. Noel Servigon mengemukakan kerinduannya untuk bekerja sama dengan pemerintah kota Manado dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan pariwisata.

Poin yang paling ditekankan dalam pembicaraan ini adalah pariwisata, di mana Manado dan Davao adalah kota tujuan wisata yang menarik dengan kekayaan kultural yang beragam yang dianggap mampu menarik wisatawan mancanegara. Berdasarkan hal ini, maka baik Konjen Filipina maupun Walikota Manado akan melakukan pendekatan kepada pengusaha airlines agar bisa membuka kembali transportasi antara Davao-Manado-Cebu-Bali untuk menarik wisatawan serta investor asing di Manado dan Davao.

Menurut data dari Konsulat Filipina, terdapat 300 penduduk Filipina yang berdomisili di Manado dan mereka berprofesi sebagai guru, karyawan dan pelajar. Sementara di Davao tercatat ada ribuan WNI yang sudah lama menetap di sana.

Untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi penduduk Indonesia dan Flipina yang ada di Davao dan Manado, maka dibentuklah Rukun Fil-Indo, di mana anggotanya adalah mereka yang berdarah campuran Filipina dan Indonesia, serta para pelajar Indonesia yang sudah kembali ke tanah air.

Walikota Manado, GSV Lumentut menyarankan agar program cultural exchange segera dilaksanakan dengan cara melaksanakan Join Tourism Projects (Short-term and Long-term Collaboration Programs) dengan melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Konsulat Jenderal Filipina dan organisasi Rukun Fil-Indo di Manado.

Kedatangan Konjen Filipin disambut baik oleh Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut, dan beliau bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mendukung penuh inisiatif Konjen Filipin mengingat Manado dan Davao memiliki banyak kesamaan dan kerja sama ini akan mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak serta meningkatkan hubungan diplomasi antar kedua negara.