Jumat, 25 November 2011 – 11:48 WITA Telah dibaca 541 kali

Liputan Khusus

UN Gelar Seminar Nasional IT

Suasana saat seminar berlangsung. Kiri: David Elisafan, atas Innocentius Bernarto, bawah, antusiasme peserta.

Kamis (24/11) seminar tentang IT dan software berlangsung di kampus Universitas Nusantara. Seminar mendatangkan dua pembicara nasional berpengalaman internasional, yakni David Elisafan, mantan Direktur Utama PT. MYOH Technology, Tbk. yang sekarang ini sebagai komisaris PT. Pyxis Ultimate Solution dan Dr. Ir. Innocentius Bernarto, M.M., M.Si., dosen fakultas ekonomi jurusan management Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Rencana mengadakan seminar di Universitas Nusantara dengan salah satu instruktur tercetus ketika rektor UN Lucky Mangkey S.E. M.Kom mengikuti Munas Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) di Malang baru-baru ini dan bertemu dengan David Jakubus Elisafan M.Com, jebolan New South Wales University yang sekarang sebagai komisaris di perusahaan yang bergerak di bidang penyedia software. Bekerjasama dengan SUARAMANADO, seminar berlangsung selama satu hari dan berlangsung sukses.

Dibuka oleh wakil rektor I, Fandi Latuni, S.Pd. M.Si, seminar disambut baik oleh rektor yang juga ikut hadir dan memberikan kata-kata sambutan. Bertempat di ruang kelas exekutif kampus Universitas Nusantara, David Elisafan, mantan Direktur Utama PT. MYOH Technology, Tbk. yang sekarang ini sebagai komisaris PT. Pyxis Ultimate Solution memberikan workshop dan seminar sehubungan dengan perancangan software komersial. Seminar yang dihadiri oleh para mahasiswa tingkat akhir dan para dosen ini berlangsung santai dan penuh keakraban dengan diselingi pertanyaan dari para peserta seminar.

Selain David, instruktur lainnya adalah Dr. Ir. Innocentius Bernarto, M.M., M.Si., dosen fakultas ekonomi jurusan management Universitas Pelita Harapan, Jakarta. Pada kesempatan itu, pak Inno, sapaan akrabnya, memberikan seminar dan workshop mengenai Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program AMOS untuk penelitian. Doktor jebolan Universitas Padjajaran Bandung yang ternyata masih berdarah Manado dan menikah dengan warga Manado ini terlihat begitu akrab dalam membawakan materinya.

Inno juga menawarkan asistansi kepada mahasiswa maupun dosen yang ingin mengadakan penelitian atau berkeinginan mengadakan penelitian bersama.

"Saya ajak dosen UN untuk mengadakan penelitian bersama, kalau bisa kita juga buat jurnal bersama antara Universitas Pelita Harapan dan Universitas Nusantara dengan susunan tim redaksi gabungan dari dua institusi ini" demikian papar pak Inno.