Kamis, 19 Mei 2016 – 20:05 WITA Telah dibaca 2095 kali

Tatap Muka LMI dengan Komandan Kodim 1309/Mdo

30 TKA Tiongkok Berbaur dengan Warga Likupang

Tonaas Wangko LMI Pdt Hanny Pantouw akrab dengan Komandan Kodim 1309 Manado, Letkol Arm Johannes Toar Pioh.

SUARAMANADO, AIRMADIDI: Ormas adat Laskar Manguni Indonesia (LMI) dengan Kodim 1309 Manado sepakat membantu sejumlah masalah yang dihadapi di Kota Manado.

Ihwal keberadaan sebanyak 30-an Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang semula bekerja di PT Migro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mendapat perhatian serius Ormas Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI).

Keberadaan para TKA tersebut, patut diwaspadai karena kabarnya mereka kini hidup di tengah-tengah warga di wilayah Kecamatan Likupang Timur.

"Mereka terpantau berbaur di tengah-tengah masyarakat Likupang. Ada yang menyamar jadi tukang ojek, naik kapal pajeko, bertani, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya", ungkap Panglima Besar LMI, Jemmy Pangau kepada wartawan usai audiens dengan Komandan Kodim 1309 Manado, Kamis (19/05/2016).

Jajaran LMI dipimpin langsung Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw diterima Komandan Kodim 1309 Manado, Letkol Arm Johannes Toar Pioh bersama Kasdim, Pasi Intel, beberapa Danramil, serta sejumlah Perwira Lainnya.

Senada Tonaas Wangko LMI Pdt Hanny Pantouw mengatakan, masalah tenaga asing di Sulawesi Utara bukan hanya di PT MMP saja.

"LMI memiliki ada ribuan TKA illegal yang tersebar di beberapa perusahaan, terbanyak TKA berasal dari Philipina dan mereka berdomisili di Kota Bitung", ujar Pantouw.

Dikatakannya, pertemuan ormas adat LMI dengan jajaran Markas Kodim 1309 Manado antaranya membicarakan soal Kamtibmas, ketahanan nasional, tenaga kerja asing, menolak paham PKI, dan berbagai masalah kemasyarakatan lainnya.

Pengurus DPP LMI foto bareng bersama segenap pimpinan teras Markas Kodim 1309 Manado

Jajaran LMI dipimpin langsung Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw, diterima Komandan Kodim 1309 Manado, Letkol Arm Johannes Toar Pioh bersama Kasdim, Pasi Intel, beberapa Danramil, serta sejumlah Perwira Lainnya.