- Kanal Berita Lain
- Nasional
- Internasional
- Berita Populer
- Kamis, 17 Mei 2012
Kawanua USA Dukung Pacific Partnership - Jumat, 18 Mei 2012
Larangan dibuat bukan untuk ditaati tapi diabaikan - Jumat, 18 Mei 2012
Bersatu dalam Kekuatan - Jumat, 18 Mei 2012
Angie Ogah Jadi Justice Collaborator - Kamis, 17 Mei 2012
Wagub Buka Konas dan Seminar Internasional IAIFI - Jumat, 18 Mei 2012
Wah, Ternyata Mengunyah Permen Karet Dapat Merusak Memori Jangka Pendek! - Jumat, 18 Mei 2012
Walikota Bitung lepas gubernur - Jumat, 18 Mei 2012
Tragedi Sukhoi : Diupayakan Korban Terima Rp1,25 Miliar
Lama karena terlalu manual?
|
seorang pekerja sedang mengangkat pinggiran trotoar. foto diambil Rabu (11/1)
|
Pengerjaan pelebaran jalan Martadinata dan Yos Sudarso yang belum rampung hingga saat ini disinyalir karena penangannya terlalu manual. Hingga saat finishing, bongkahan penyusun trotoar terlihat menumpuk dan penangannya terlihat sangat sangat lambat. Pengamatan SUARAMANADO, proses penempatan tumpukan trotoar dilakukan tanpa alat bantu oleh para pekerja di jalan utama kota Manado tersebut.
Sementara itu, tidak berfungsinya lampu merah di jalan Martadinata akibat transisi jalan menimbulkan efek lain yang sangat tidak nyaman, yakni kemacetan. Posisi lampu merah pun terlihat 'serba salah' karena sudah menjulur ke tengah jalan karena jalan di sekitarnya sudah dilebarkan. Hal ini tentu menimbulkan keprihatinan pengguna jalan tersebut.
"Harusnya ada polisi yang mengawasi," ungkap Raymond, salah seorang pengguna jalan yang sehari-harinya melewati jalan tersebut. Dirinya juga menyayangkan penanganan trotoar yang sangat lambat sedangkan di Manado begitu banyak iven internasional yang digelar. "Selain mengganggu, ya tidak indah dong," singkatnya menutup pembicaraan.
(egy)