Sabtu, 30 April 2011 – 18:46 WITA Telah dibaca 3174 kali

Jamsostek Rilis Cara Baru Cek Saldo

Di tahun 2011 para peserta Jamsostek tidak perlu mengantri lagi di kantor Jamsostek untuk mengetahui saldo terakhir kepesertaannya. Kini, perusahan tersebut sudah menyediakan pelayanan SMS yang bisa dengan leluasa mengakses sistem jaringan PT Jamsostek.

Hal ini di sampaikan Kepala Cabang Jamsostek Arief Budiarto Jum’at (294) siang kemarin. Menurutnya, program lewat pelayanan SMS merupakan gagasan dari pihak Jamsostek demi kemudahan bagi kepesertaan Jamsostek.

"Tentunya program tersebut punya cara yang harus di ikuti oleh kepesertaan diantaranya, ketik pesan Reg spasi tanda pagar, spasi nomor KPJ, spasi tanda pagar, spasi tanggal Bulan dan Tahun Lahir, spasi tanda pagar, spasi nama Ibu Kandung, kalau boleh tidak usah memakai gelar pada Ibu Kandung dan kirim ke nomor 08111009696, nanti pihak peserta tinggal menunggu balasan dari pihak operator Jamsostek", ungkapnya.

Lanjut Arief, fasilitas layanan lewat SMS termasuk praktis, sehingga para peserta Jamsostek tidak perlu repot-repot datang ke kantor Jamsostek untuk menanyakan posisi saldo terakhir. Setelah ada bunyi balasan dari SMS tersebut dengan tertera persetujuan data untuk mengakses pengecekan saldo, maka peserta tersebut mengetik kembali lewat pesan singkat dengan cara, ketik saldo spasi tanda pagar, spasi nomor ID kemudian kirim kembali ke nomor tujuan yang telah dijelaskan tadi, tinggal menunggu jawaban dari pihak Jamsostek berapa hasil saldo terakhiryang bersangkutan. Tapi yang terpenting, kata Budiarto, si peserta Jamsostek harus benar-benar mengisi data dengan akurat, bukannya memberikan data palsu mengingat sistem jaringan ini akan menolak apa bila data itu di anggap palsu.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak Jamsostek, banyak peserta belum teregister berkisar kurang lebih 40.000 orang, sementara peserta teregister kurang lebih 40 persen atau 600.00 orang.

‘Kami sangat mengharapkanpihak perusahaan untuk segera memasukan data ke pihak Jamsostek, kesemuanya ini demi kepentingan kita semua. Pada bulan April terakhir ini, dari jumlah perusahaan tercatat 1629 dengan total karyawan berkisar 44.813 Orang, baru 60 persen dari total jumlah tenaga kerja khusus kota Manado sisanya dari 14 kabupaten dan kota", pungkas Arief.