Selasa, 14 November 2017 – 22:51 WITA Telah dibaca 259 kali

Terancam Dijerat UU ITE

Ketua Harian PERBAKIN SULUT Resmi Dipolisikan

Latihan menembak anggota Perbakin. (ist)

SUARAMANADO, MANADO – Jika kasus pencemaran nama baik kebanyakan melalui medsos facebook, kali ini Polresta Manado tangani kasus serupa melalui Wathsaap.

Merasa nama baiknya tercemar, Julius Walandouw (48) warga Kelurahan Winangun II melapor lelaki inisial SW alias Stenly ke Polresta Manado.

Oknum Stenly yang juga Ketua Harian Perbakin SULUT dipolisikan Julius diduga telah menyebar berita yang mengandung pencemaran nama baik melalui grup Whatsapp berturut tanggal 3–4 Oktober 2017.

"Yang jelas saya sangat kecewa atas fitnahnya, dan ini sudah mencemarkan nama baik saya", ketus Julis kepada wartawan media ini, Rabu (15/11).

Ketua Sarunta Waya Shooting Club (SWSC) ini mengaku kesal, oknum Stenly selaku pimpinan Perbakin SULUT terkesan tak tau aturan dan tata tertib interen organisasi.

Terpisah EK Tindangen SH selaku tim kuasa hukum korban pencemaran nama baik membenarkan Ketua Harian Perbakin SULUT telah dilapor resmi ke kepolisian.

"Diduga telah melakukan fitnah terhadap klien kami melalui media sosial Whatsapp, dan itu melanggar Undang Undang ITE", tegas Tindangen.

Pihaknya yakin Penyidik tak terpengaruh intervensi dari manapun, namun tetap memproses hukum kasus tersebut hingga tahap P-21.

Hanya saja oknum Stenly hingga berita ini belum berhasil dikonfirmasi wartawan, kasus dugaan pencemaran nama baik dimaksud, telah dilapor resmi ke Polresta Manado sesuai Nomor LP: 2652/X/2017 tertanggal 31 Oktober 2017.(Vanny)