Selasa, 26 April 2011 – 00:12 WITA Telah dibaca 1670 kali

dari Sosialisasi Dewan Energi Nasional di SULUT

Manado Quota BBM Terbanyak

Sosialisasi DEN di hotel Aryaduta berlangsung hari ini, Senin (25/4).

Meski sering kehabisan BBM, kota Manado mendapatkan kuota terbanyak dalam suplai premium, kerosene maupun solar. Hal ini terungkap dalam presentasi PT Pertamina tentang pola pemasaran BBM PT Pertamina Region VII Sulawesi dalam sosialisasi Dewan Energi Nasional yang ditutup sore tadi (25/4) di Hotel Aryaduta.

Dalam sosialilsasi tentang pembagian quota bahan bakar minyak (BBM) per kabupaten/ kota di provinsi Sulawesi Utara, Timotius Dwi Kristianto, mengungkapkan bahwa kota Manado mendapat jatah pembagian premium sebesar 37% dari quota se SULUT. Menyusul Manado yaitu kabupaten Minahasa sebesar 13%, kabupaten Bolmong 12,9%, kota Bitung 11,5%, kabupaten Minahasa Selatan 6,7%, kabupaten Sangihe 5,9%, kabupaten Minahasa Utara 5,5%, kota Tomohon 2,9%, kota Kotamobagu 2,2%, kabupaten Talaud 1,5% sedangkan kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Utara, Bolmong Selatan dan Minahasa Tenggara belum memiliki kuota karena merupakan daerah pemekaran dari wilayah semula.

Dwi menyatakan bahwa kota Manado mendapatkan kuota terbesar karena memiliki pertumbuhan ekonomi yang cepat. Sementara pembagian kuota BBM bersubsidi per provinsi dalam wilayah Pertamina Region VII Sulawesi sendiri, Sulawesi Utara kebagian 18,0% sementara Gorontalo 5,9%, Sulawesi Tengah 17,3%, Sulawesi Barat 5,4%, Sulawesi Tenggara 12,7% dan Sulawesi Selatan 40,7%.

Sosialisasi Dewan Energi Nasional sendiri dilakukan untuk mempublikasikan lembaga baru yang disingkat DEN ini karena belum banyak yang mengetahui keberadaannya. Fungsi DEN sendiri menurut sekretaris jendral DEN, Novian M. Thaib, pertama merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional; kedua menetapkan rencana umum energi nasional; ketiga menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi dan keempat mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektoral.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Energi dan Mineral provinsi SULUT, F.B. Tamon, saat ditemui SUARAMANADO usai acara menjelaskan bahwa masukan dari daerah SULUT yang diangkat untuk dirumuskan dalam kebijakan energi nasional terutama menyangkut masalah kelistrikan dihubungkan dengan potensi dan kondisi geografis Sulawesi Utara. Tamon menegaskan bahwa untuk membangun dan mengembangan daerah dibutuhkan energi yang cukup karena energi merupakan hal yang sangat vital dalam membangun perekonomian suatu daerah.

Dewan Energi Nasional diketuai oleh Presiden RI, dengan wakilnya wakil presiden serta ketua harian Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral. Sosialisasi DEN sendiri berlangsung mulai pukul 9 pagi dan ditutup pada pukul 16.45 Senini (25/4) kemarin oleh Sekretaris Jendral DEN, Novian M. Thaib.