Selasa, 12 Maret 2013 – 12:25 WITA Telah dibaca 4033 kali

Pertanggungjawaban DPRD Belum Optimal

Mailangkay: Perlu Pembenahan dan Perbaikan Dalam Pertanggungjawaban DPRD Sebagai Wakil Rakyat

SUARAMANADO, Manado SULUT: Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) belum optimal baik secara formal maupun materil. Hal ini diungkapkan anggota legislatif DPRD SULUT, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Universitas Nusantara, Senin (11/3) kemarin yang berlangsung di Manado Grand Palace Hall.

Wisuda UN Manado Angkatan XIV Tahun 2013

Menurut Mailangkay yang juga calon anggota DPR RI tahun 2014 ini, hal ini disebabkan antara lain substansi hukum dalam peraturan perundang-undangan yang tidak mendukung optimalisasi pelaksanaan fungsi-fungsi DPRD dan belum adanya Standar Ukurang Kinerja, Rencana Strategis dan Rencana Kerja Tahunan DPRD; belum adanya sebuah Badan Akuntabilitas dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD dan belum ada suatu mekanisme pertanggungjawaban DPRD kepada rakyat.

Secara materiil, menurut Mailangkay, anggota DPRD belum optimal dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya antara lain disebabkan oleh reduksi peran anggota DPRD oleh intervensi Partai Politik yang tidak didasari pada kepentingan rakyat dan penyusunan tata tertib dan kode etik yang relatif lambat. Selain itu, faktor Badan Kehormatan DPRD dianggap belum independen dan eksternal serta pola hubungan antara DPRD dan rakyat belum ideal.

Victor menyarankan seyogyanya dilakukan perbaikan dan pembenahan dalam pertanggungjawaban DPRD sebagai wakil rakyat baik secara formal atau kelembagaan maupun secara materil atau personal sehingga DPRD dapat optimal dalam meperoleh legitimasi dari rakyat antara lin dengan melakukan perubahan terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan DPRD dan partai politik yang memuat mekanisme fit and proper test dalam penjaringan bakal calon anggota DPRD yang dilakukan oleh suatu LEmbaga Independen dan Non Partisan serta pembentukan Badan Akuntabilitas, Badan Kehormatan yang independen.

Anggota DPRD Provinsi SUlawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH.

Dalam sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor UN, Lucky Mangkey tersebut, hadir mewakili gubernur sebagai Ketua Dewan Penyantun, Drs. Star Wowor MSi sebagai kepada DInas PEndidikan Nasional Sulawesi Utara, Plt Sekretaris Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Dr. Ibrahim Zaman, ME, Ketua APTSI Sulawesi Utara, Drs. Yan Polii, MS, Ketua Yayasan Bakti Nusantara, Drs. Teddy Manueke MM, para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Sulawesi Utara serta para civitas akademika Universitas Nusantara.