Kamis, 19 Juli 2012 – 20:36 WITA Telah dibaca 1171 kali

DPRD SULUT Gelar Paripurna Pertanggung Jawaban Dana APBD 2011

Suasana paripurna masa reses pertama tahun 2012, pengesahan prolegda dan pertanggung-jawaban dana APBD SULUT 2011.

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, siang ini Kamis (19/7) digelar di ruang paripurna DPRD Provinsi SULUT di bilangan Koni Sario. Paripurna yang mengagendakan laporan reses, pengesahan program legislasi daerah dan pertanggung-jawaban dana APBD tahun 2011 tersebut dihadiri 26 anggota dewan dan dipimpin oleh ketua dewan, Pdt. Meiva Salindeho Lintang, STh. yang didampingi para wakil ketua masing-masing Sus Sualang Pangemanan, Arthur Kotambunan dan Joudie Watung. Hadir dalam rapat, gubernur provinsi Sulawesi Utara, Dr. SH. Sarundajang, Kapolda SULUT, Komandan Korem, Danlantamal, Danlanudsri, Kepala Bank Indonesia SULUT, sekretaris provinsi, para pimpinan SKPD di jajaran pemerintah daerah provinsi SULUT.

Hasil reses dewan mengungkap masih banyaknya aspirasi masyarakat yang belum terealisasikan pada masa reses sebelumnya. dari enam daerah pemilihan, masalah infrastruktur jalan, pertanian dan pendidikan serta kesehatan menjadi fokus aspirasi warga pada umumnya.

Hasil reses Dapil Manado yang dibacakan Ayub Ali mengungkapkan aspirasi warga yang meminta pemerintah mengawasi mega proyek jembatan Soekarno, demikian pula pengerjaan jalan Ranowanyang. "Kemacetan Bolevard belum terselesaikan sehingga pembangunan Boulevard II perlu dilakukan", ungkap Ayub. Demikian pula pelebaran jalan Garuda, Mahakeret 2 serta pemecah ombak di pantai Malalayang yang mulai rusak perlu diperbaiki.

Usai Dapil Manado, giliran Sherpa Manembu mewakili dapil 2, Minahasa, Minahasa Utara dan Tomohon membacakan hasil reses. Menyusul Manembu, Jhon Dumais mewakili Dapil 3 kota Bitung, James Sumendap, SH mewakili dapil 4 Minahasa Selatan dan Tenggara, Benny Rhamdani mewakili Dapil 5 Bolaang Mongondow Raya serta Yerry Lontoh mewakili Dapil 6 Sangihe Talaud Sitaro.

Sebelum pembacaan hasil reses, sekretaris dewan Nixon Watung terlebih dahulu membacakan surat-surat masuk ke dewan. Usai pembacaan hasil reses, acara dilanjutkan laporan Badan Legislasi DPRD provinsi Sulawesi Utara yang dibawakan oleh ketua Baleg, J.V. Mailangkay, SH, MH.

Dalam sambutanya, gubernur Sulawesi Utara, DR. S.H. Sarundajang mengungkapkan komitmennya untuk terus menata pembangunan daerah di tahun tahun mendatang.

Untuk pertanggungjawaban dana APBD tahun 2011, Sarundajang mengungkapkan bahwa saldo pemerintah daerah provinsi Sulawesi Utara per Desember 2011 sebesar Rp. 2,6 triliun. Dirinya mengakui bahwa jumlah APBD 2011 yang terbatas belum sepenuhnya mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat provinsi Sulawesi Utara.

"Terkait masa reses pertana tahun 2012 tidak semuanya akan terealisir", ungkapnya. Menghadapi aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, Sarundajang menghimbau agar sebelum turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi warga, para anggota dewan perlu melakukan evaluasi bersama dengan SKPD sebelumnya.