Selasa, 26 Juli 2011 – 10:30 WITA Telah dibaca 1192 kali

Komisi IV Hearing Unsrat

Paruntu: Jika Memang Ada Kesalahan, Tinggal Diperbaharui Saja

Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MSc Ketua Komisi I DPRD SULUT

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SULUT melalui komisi IV memanggil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin (25/7).

Rapat dengan pendapat ini terkait adanya sejumlah persoalan di Fakultas kedokteran Unsrat, seperti persoalan penerimaan mahasiswa yang diduga telah dipatok harganya, puluhan dan bahkan rausan juta per kursi, maupun persoalan Pemilihan Ketua Jurusan dan bagian Program studi penyakit dalam di Fakultas Kedokteran. Dalam rapat tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Unsrat, pimpinan Fakultas Kedokteran Unsrat bersama personil Komisi IV DPRD SULUT.

Terkait permasalahan ini, humas Unsrat, Daniel Pangemanan SH mengeluarkan pernyataan mernaik yang terkesan menantang lembaga DPRD SULUT, Menurut Pangemanan Keputusan Rektor sudah prosudural dan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku, sehinga jika ada yang menilai telah terjadi persoalan ataupun melanggar hukum maka Pangemanan mempersilahkan kepada pihak manapun untuk menggugat keputusan Rektor di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Rektor sudah memfasilitasi seluruh dosen sebelumnya untuk penyelesaiaan masalah ini dan dalam hal mengangkat dan memberhentikan seseorang, itu merupakan hak kewenangan dari Rektor",tegas Pangemanan.

Ditambahkan Daniel Terkait pengangkatan dan pemberhentian pejabat di Unsrat,itu merupakan hak dan kewenangan Rektor.

Sementara itu,Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MSc sebagai Ketua Komisi IV DPRD SULUT yang juga mantan Rektor Unsrat menilai, permasalan ini muncul dan menjadi polemik, Pejabat yang diangkat oleh Rektor berbeda dengan nama yang diusulkan pihak Fakultas.

"Saya melihat jika memang ada kesalahan, tinggal di perbaharui saja, "tegas paruntu sembari menambahkan, terkait masalah ini, Dekan Fakultas Kedokteran telah menyatakan setuju", tandas Ayah dari Bupati Minahasa Selatan ini.