Senin, 13 Mei 2013 – 17:11 WITA Telah dibaca 1082 kali

Calon Tidak Lolos, Pargab Tuduh KPU Pleno Main-main

Nayodo Kurniawan Ketua KPU Kota Kotamobagu
SUARAMANADO, Kotamobagu: KPU Kotamobagu tiba-tiba melakukan pleno dan penetapan pasangan calon walikota dan wakil walikota Kotamobagu di ajang Pilkada Kotamobagu pada hari Sabtu (11/5) kemarin.

Pleno dan Penetapan calon maju dari jadwal yang semula diberikan ketua KPU, Nayodo Kurniawan sendiri yakni sekitar tanggal 21 Mei. Hasil penetapan menunjukkan bahwa pasangan TB-Jadi, Laris, Djelas dan Makalalag-Siagian berada pada urutan masing-masing 1, 2, 3 dan 4. Sementara calon usungan 14 partai gabungan(Pargab) yakni Tamang yang sudah berubah jadi Rizky (Rizal-Lucky) tidak masuk dalam daftar. Hal ini tentu cukup mengejutkan banyak pihak, terutama calon dan Pargab sendiri. Menurut Pargab, Pleno KPU seperti main-main saja karena tanpa undangan dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Kurniawan menjawab singkat. "Nda persoalan", ungkapnya via sms saat dihubungi Senin (13/5) tanpa menyebut alasan tidak munculnya calon dari Pargab.

Saat diklarifikasi soal keberadaan undangan dan pemberitahuan dari KPU, Pargab mengaku tidak mendapatkan undangan maupun pemberitahuan tentang penetapan Sabtu lalu. "Tidak ada pemberitahuan KPU", ujar beberapa Ketua Partai di Pargab.

Dikonformasi kepada Calon Wakil Walikota Lucky Mangkey juga katanya kaget dengan berita di media masa bahwa pelno dan pencabutan nomor urut sudah dilaksanakan padahal Mangkey beberapa hari yang lalu ketemu dengan Ketua KPU Kota Kotamobagu Nayodo Kuriniawan menanyakan kepastian pleno agar jangan jatuh di hari Sabat (Sabtu, hari beribadah umat kristen advent) atau saat bertugas luar kota sebagi rektor namun pak ketua menjawab tidak usah kawatir karena hari senin tanggal 13 Mei 2013 data-data calon baru akan dikonsultasikan ke KPU Pusat karena ada beberapa calon yang juga bermasalah demikian kata mangkey kepada media ini.

Dipihak lain menurut tulisan di beberapa media lokal bahwa Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nayodo Kuriniawan bahwa pelno nanti akan dilaksanakan sesudah konsultasi dengan KPU Pusat untuk klarifikasi beberapa ijasah calon yang bermasalah dan rencana tanggal 21 atau 22 Mei baru diplenokan.

Beberapa waktu yang lalu, Nayodo pernah menyatakan bahwa administrasi calon walikota dan wakil walikota dari Pargab tidak bermasalah, tetapi administrasi Pargab-lah yang bermasalah. Nayodo saat itu menuduh Pargab seolah main-main dalam mencalonkan pimpinan daerah Kotamobagu. Kini, giliran Pargab menuduh KPU main-main dalam penetapan calon. Jadi, siapa yang main-main, sebenarnya menurut warga dan pendukung RIZKY yang kecewa dengan ulah KPU ini. (em)