Selasa, 8 Maret 2011 – 08:24 WITA Telah dibaca 1414 kali

Pemkot Relokasi PKL Pasar Gogagoman ke Poyowa Kecil

Gerbang kota Kotamobagu.

Sorotan yang dilontarkan sejumlah elemen masyarakat Kotamobagu terkait dengan penataan daerah itu, khususnya, di wilayah pusat ekonomi dan bisnis seperti pasar tradisional di Kelurahan Gogagoman, menarik perhatian pemerintah kota Kotamobagu. Buktinya, sekitar akhir bulan ini, Pemkot Kotamobagu berencana untuk melakukan relokasi terhadap sejumlah pedagang pasar yang ada di Kelurahan Gogagoman untuk dipindahkan ke pasar tradisional yang ada di desa Poyowa Kecil. Hal ini diutarakan oleh kepala bidang Koperasi dan UKM Disperindagkop Kotamobagu, Drs Saifuddin Makalalag, Senin (7/3).

"Mereka memang akan segera dipindahkan, sebab pasar yang berada di Poyowa Kecil akan segera dioperasikan dalam waktu dekat ini", ungkap Makalalag.

Lanjut Makalalag, pengelolaan pasar yang ada di Poyowa Kecil justru tidak akan dikelola oleh pihaknya. Pasar tersebut nantinya akan diberikan kepada koperasi yang telah ditunjuk.

"Hak pengelolaannya akan diberikan kepada Koperasi Sinar Mas. Hal ini dikarenakan sumber pendanaan pembangunan pasar berasal dari dana APBN pada Kementrian Negara Koperasi dan UKM. Para pedagang kaki lima (PKL) yang ingin memanfaatkan pasar tersebut sebagai tempat berdagang mereka, diminta untuk mendaftarkan diri melalui Koperasi Sinar Mas yang berkedudukan di kompleks Pasar 23 Maret", jelasnya.

Namun demikian, lanjut Makalalag, tugas dari koperasi hanya mendata dan mendaftarkan PKL, di mana, untuk pengaturan, penempatan dan penunjukan pengguna kios dan lapak yang akan digunakan akan diatur bersama oleh pihak koperasi dan pemkot melalui Dinasperindagkop dan PM.

"Kami akan tetap melakukan pengawasan kepada Koperasi Sinas Mas. Apalagi, dalam hal pengaturan dan penempatan kios serta lapak tetap akan dilakukan oleh pemkot Kotamobagu yang bekerjasama dengan Koperasi Sinar Mas", terangnya.

Dikatakan pula olehnya, dalam penempatan pedagang di pasar tersebut, pihaknya masih akan tetap memprioritaskan pedagang yang hingga saat ini masih berjualah di emperan toko dan bahu jalan di disekitar Pasar Gogagoman yang berlokasi di pusat kota.

"Yang belum mendapatkan tempat yang layak di pasar Gogagoman akan menjadi prioritas kami, sehingga diharapkan ke depan, tidak ada lagi pedagang yang memakai emperan toko dan bahu jalan sebagai tempat untuk menggelar dagangan mereka. Lagipula ini nantinya akan mendukung penataan keindahan di Kotamagu ini", tutupnya.