Selasa, 11 Juli 2017 – 20:26 WITA Telah dibaca 36 kali

41 Persen Warga Amerika Alami Pelecehan di Internet

Menurut hasil survei lembaga Pew Research Center, jumlah pelecehan online terus meningkat

SUARAMANADO, Internasional: Empat puluh satu persen orang Amerika mengatakan bahwa mereka pernah mengalami pelecehan online, demikian menurut sebuah survei baru.

Menurut lembaga Pew Research Center, jumlah itu naik dari tahun 2014, terakhir kali mereka melakukan survei, ketika 35 persen orang Amerika mengatakan bahwa mereka dilecehkan online atau di internet.

Hampir dua per tiga dilaporkan melihat pelecehan online yang terjadi pada orang lain, yang ditemukan survei tersebut di internet. Itu turun dari 73 persen pada tahun 2014.

Jenis pelecehan yang paling umum adalah "panggilan atau sebutan yang menyinggung", menurut Pew. Bentuk pelecehan lainnya termasuk "tindakan mempermalukan secara khusus", "membuntuti", "ancaman fisik" dan pelecehan seksual.

"Sekitar 22 persen orang Amerika-atau kira-kira setengah dari mereka yang pernah mengalami pelecehan-telah mengalami pelecehan online yang tidak lebih dari cacian dan mempermalukan", menurut laporan tersebut.

Pria lebih cenderung menjadi sasaran dibanding perempuan, dengan 44 persen mengatakan mereka dilecehkan dibanding 37 persen perempuan. Perempuan cenderung dilecehkan secara seksual di internet, dengan 53 persen melaporkan bahwa mereka menerima foto-foto mengenai seks.

Sebagian besar pelecehan tersebut, menurut survei tersebut, berdasar pada pandangan politik, ras, etnis atau jender.