Sabtu, 9 Juni 2012 – 21:06 WITA Telah dibaca 1352 kali

Bolmong Bakal Mekarkan 3 Kecamatan Baru

Terkait dengan Pembentukan tiga Kecamatan Baru di Kabupaten Bolaang Mongondow, maka Tim Koordinasi Pembentukan Kecamatan Provinsi SULUT (TKPKPS) dipimpin langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Mecky M Onibala, MSi selaku Ketua Tim, Karo Pemerintahan dan Humas DR. Noudi R.P. Tendean SIP, MSi selaku sekretaris tim didampingi Kabag Pemerintahan Drs Lucky Taju, MSi, Kasubag Otda Danny Tamara, STTP MSi, Kasubag Penyusunan Perda Johan Pontoh, SH dan Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing, S.Sos menemui Bupati Bolmong Salihi Mokodongan di Kantor Bupati, Senin lalu. Kedatangan rombongan Onibala Cs ke Lolak, mendapat sambutan hangat dari Bupati Bolmong bersama Presidium Pemekaran tiga Kec. di Dumoga dipimpin Drs. Piet N Kemur mantan anggota Dewan Bolmong, Sainal Mokoagow, Jek Sahanggamu, Samuji, Wayan Tapusa dan Max Tuuk. Secara berutrut-turut peninjauan lapangan sekaligus pertemuan yang dilakukan rombongan Onibala dimulai dari calon kec, dumoga pemekaran dari kec, dumoga timur, selanjutnya dicalon kec dumoga tenggara dari kec, dumoga utara dan calon kec, dumoga tengah dari kec, dumoga barat. Dalam Peninajauan itu Onibala turut pula didampingi Ass II Bolmong Jack Mokoginta dan Kabag pemerintahan Bolmong Jemmy Sako, SH dan Presidium. Ketika dimintai tanggapan terkait dengan hasil peninjauan di tiga calon kecamatan tersebut Onibala menyatakan, secara teknis dan fisik kewilayahan sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan, namun khususnya syarat administratif masih ada sedikit kekurangan, seperti peta wilayah yang memuat batas yang jelas dengan titik koordinat antar daerah yang berbatasan, kemudian dokumen hibah tanah atau bangunan yang akan dijadikan kantor kecamatan. Untuk itu Onibala berharap baik presidium maupun Pemkab Bolmong secepatnya melengkapi persyaratan administrasi yang masih kurang. Kalau bisa minggu depan sudah masuk ke pemprov untuk dikaji oleh tim", jelasnya. Karo Pemerintahan dan Humas DR Noudy Tendean menyatakan, dalam menghadapi persiapan pemekaran ini diperlukan adanya komitmen dari seluruh desa yang masuk dalam pemekaran. "Terkait penentuan ibu kota kecamatan agar tidak saling terjadi tarik menarik, Selain itu bahwa batas masing-masing kecamatan pemekaran harus jelas dengan titik koordinatnya, dengan melibatkan kecamatan/desa sekitar dalam penentuan titik koordinat. Hal ini penting agar tidak terjadi konflik batas wilayah di kemudian hari", tagas mantan Direktur IPDN regional SULUT itu. Tendean menambahkan, pada prinsipnya Pemprov SULUT sangat mendukung usul pemekaran kecamatan yang di usulkan pemkab/pemko, tapi tentunya harus berdasarkan pada aturan perundang-undangan yang berlaku sesuai PP. 19 Tahun 2008 Tentang Kecamatan. Sepanjang persyaratan sesuai dengan PP tersebut terpenuhi, maka ini akan mempercepat proses Rekomendasi Gubernur. Oleh Karena itu kami mendorng agar Pemkab Bolmong secepartnya melengkapi berkas yang masih kurang itu, kunci Tendean. Sementara Itu, Ketua pemekaran kec. poigar Marthen F Tangkere yang bertandang langsung di Biro Pemerintahan dan Humas, Selasa (5/6) kemarin, memita agar pemprov segera melakukan peninjauan lapangan di dua calon kecamatan baru yakni calon kec, poigar dan calon kec, poigar barat, kiranya pemekaran kec, dumoga menjadi satu paket dengan poigar, harap Ketua Komisi II DPRD Bol-mong itu. Saya akan berjuang di dewan maupun kePemkab, terkait dengan kekurangan syarat administasi, teknis maupun fisik, sembari mengungkapkan dukungannya agar pemekaran kec, bolmong segera tuntas