Selasa, 10 April 2012 – 15:08 WITA Telah dibaca 1183 kali

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Signifikan

Meski harga bahan bakar minyak (BBM) belum dinaikkan pemerintah, tetapi beberapa harga sembako (sembilan bahan kebutuhan pokok) dan bangunan mulai merangkak naik. Mengantisipasi kenaikan tersebut Pemkab Bolmong melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) intens turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi harga.

Berdasarkan data terbaru Disperindag Bolmong, tercatat harga beras jenis sultan dan CH di pasar tradisional dan toko/mini market periode awal April 2012 sebesar Rp8.000 per kilogram. Selanjutnya, gula pasir yang sebelumnya Rp11.000 per kilogram, sekarang ini naik Rp11.500 per kilogram. Diluar harga cabe yang sebelumnya hanya Rp25.000 per kilogram, merangkak naik hingga menembus Rp50.000 per kilogram. Sedangkan, harga tepung terigu jenis kompas sebesar Rp7.000 per kilogram, diluar harga tepung tapioka yang mencapai Rp8.000 per kilogram. Sedangkan kopra (Ka 15%) harga lama Rp4.800 per kilogram, sedangkan harga baru Rp5.000 per kilogram. '‘Memang harga barito seperti rica (cabe, red) ikut naik, tetapi kenaikan ini bukan karna BBM tetapi karena faktor cuaca’,' aku Zulfita D, pedagang Barito asal Kotamobagu.

Menurut Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Bolmong Ir George E.D Tanor, dari hasil pantauan dipasaran, memang harga sejumlah kebutuhan pokok naik, seperti cabe, gula pasir dan minyak goreng jenis bimoli. Namun, tim Disperindag setiap akhir pekan terus melakukan pemantauan harga sembako dan bahan bangunan. Apalagi, kenaikannya tidak signifikan’.‘Ini kami lakukan untuk mengantipasi adanya penimbunan dan permainan harga ditingkat pedagang dan pengecer’,' ungkap Tanor melalui press release ke Bagian Humas Bolmong.

Dia menambahkan, harga kebutuhan pokok memang boleh dikata rata-rata masih stabil, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi kenaikan. Namun, pemda juga tidak tinggal diam untuk melakukan operasi pasar bila memungkinkan. '‘Kami juga berharap pedagang tidak melakukan permainan harga, apalagi sekarang BBM tidak naik. Namun kalau kedapatan pasti akan ditindak tegas sesuai dengan aturan perundang-undangan’,' tegas Tanor yang juga mantan Kaban Balitbangda Bolmong itu.

Bupati Bolmong Hi Salihi B Mokodongan melalui Wabup Yanny R Tuuk STh, kembali mengingatkan pedagang untuk tidak melakukan permainan dan penimbunan sembako dan bahan bangunan. '‘Masyarakat juga jangan panik karena pemda terus melakukan pengawasan, terutama pengawasan harga sembako’,' pesan Tuuk sembari menambahkan laporan Disperindag rata-rata harga dipasaran Bolmong masih stabil.