Minggu, 22 Januari 2012 – 13:09 WITA Telah dibaca 2186 kali

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Foto ilustrasi.

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) ditetapkan tahun 1991 dengan luas 287.115 atau 60% terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow dan 110.000 ha atau 38% di Provinsi Gorontalo. Taman ini memiliki karakteritis ekologis unik dan khas sebagai perwakilan region Wallace. Paling tidak terdapat empat tipe ekosistem menonjol yaitu Hutan Sekunder, Hutan Hujan Dataran Rendah, Hutan Hujan Pegunungan dan Hutan Lumut.

Kawasan ini merupakan pemasok atau sumber air utama bagi sebagian besar sungai yang mengalir diwilayah Gorontalo dan Bolaang Mongondow dan merupakan daerah tangkapan air DAS Ongkaw-Dumoga dan DAS Bolango-Bone di Gorontalo. Sedikitnya ada 20 sungai yang sumbernya berada dikawasan ini dan sebagian besar merupakan sumbr air bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk bagi ribuan hektar sawah, ladang, kebun dan kolam.
Diperkirakan lebih dari seribu jenis satwa liar yang teridentifikasi hidup dikawasan ini.

Satwa liar terdiri dari sekitar 24 jenis mamalia, 11 reptil, 2 ampibia, 64 aves, 36 kupu-kupu, 200 kumbang dan 19 jenis ikan air tawar. Jenis-jenis mamalia andemik diantaranya Babirusa (Babyrousa babirussa) Anoa (bubalus sp) MUsang Sulawesi (Mokrogalldia Musscenboeckll) Kuskus Beruang (Phalanger Urnisus) dan Kuskus Kerdil (Phalanger Celebensis) Primata endemic adalah Monyet Yaki (Macaca Heckl) Kera hitam (Macaca Nigra) dan Tarsius atau Tangkasi (Tarsius Spectrum).

Sekitar 45 dari 64 jenis burung adalah endemic, jenis endemic yang paling unik adalah Maleo (Macrochepalon Maleo), burung ini tidak mengerami telurnya melainkan memendamkannya didalam pasir dan biarkan menetas sendiri oleh panas bumi atau panas panai, jenis endemic lainnya adalah Julang atau rengkong Sulawesi burung berparuh besar, berbulu hitam, ekor dan paruh kuning serta berjambul merah. Burung ini bertumbuh palong besar diantara 54 jenis Rangkong yang tersebar didaerah tropis Asia dan Africa. Perairan bumi nyiur melambai Sulawesi Utara, yang merupakan salah satu daerah dipusat wilayah Wallace memiliki potensi alam dan posisi yang sangat strategis. Potensi tersebut baik secara inividu maupun secara keseluruhan memiliki keunggulan komparatif dan kompotitif.

Di samping aneka komoditas pertanian dan perkebunan daerah ini juga dikarunia aneka ekosistm alam dan seperti Tarsius atau Tangkasi, Maleo, Anoa dan Rengkong Sulawesi. Diperairan Sulawesi Utara juga kaya akan ekosistem liut berikut aneka terumbu karang, ikan hias, dan biota laut lainnya.

Oleh karena potensi tersebut, pemerintah telah menetapkan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) sebagai kawasan konvrensi perwakilan terrestrial (daratan) potensi tersebut tidak hanya merupakan milik Sulawesi Utara atau Bangsa Indonesia, tetapi sudah menjadi milik International. dan penetapan tersebut bukan hanya merupakan suatu wujud syukur atas anugerah dari Tuhan yang Maha Kuasa, bukan pula hanya sebagai suatu penghargaan yang tidak ternilai harganyadari masyarakat dunia, tetapi sekaligus sebagai suatu amanah yang membutuhkan tanggungjawab besar dalam upaya menjaga, melestarikan serta dan memanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Sumber: Lintas potensi Bolmong