Jumat, 7 Desember 2012 – 15:14 WITA Telah dibaca 2010 kali

Bolmut Menuju Pangan Organik

Kecing Sapi Jadi Pupuk Organik Cair di Kabupaten Bolmut

Ir. Saeroji, M.Si. Kadis Pertanian Peternakan Kabupaten Bolomong Utara Menunjukkan POC " Landaltonic " produksi Bolomog Utara

SUARAMANADO,Bolmut.Kreatifitas kelompok tani " Turi " berasal dari Kabupaten Bolmong Utara,dalam menghasilkan produk ramah lingkungan dari hasil daur ulang air kencing dan kotoran sapi, menjadi pupuk organik dan bahan bakar gas, patulah diberi perhatian dan penghargaan pemerintah.

Berawal dari sekedar kegiatan kelompok tani " Turi " saat ini justru berkembang menjadi suatu badan usaha CV. Agro Niaga Mandiri,berkedudukan di Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaangmongondouw Utara – Bolmut.Yang memiliki usaha dibidang pengolahan pupuk organik dan pakan ternak.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kabupaten BOLMUT, Ir. Saeroji, M.Si. kepada SUARAMANADO di salah satu hotel di Manado (7/12).Bercerita tentang produk kebanggaan produksi anak asuhnya di Kabupaten Bolmut.CV.Agro Niaga Mandiri yang dipimpin oleh, Indra Lakoro, saat ini telah memproduksi POC – Pupuk Organik Cair dengan nama " Landaltonic ",Kompos, Bio Gas Gula-gula Sapid dan Pelet sebagai pakan ternak.

Menurut, Saeroji,Kapasitas produksi POC " Landaltonic" per bulan sebanyak 5.000 s/d 6.000 liter.Untuk Kompos sebanyak 30. Ton/ Bln. Semuanya berasal dari hasil olahan air kencing dan kotoran sapi yang dikumpulkan melalui kelompok-kelompok ternak yang tersebar di kawasan " SANGBINTANG "terdiri dari Sangkup, Bintauna, Bolangitang Timur yang memiliki populasi 12 ribu ekor sapi.

Proses pengolahannya yaitu melalui Digister atau Bak Penampung ukuran besar, yang sebelumnya telah dikumpulkan oleh masing-masing kelompok ternak di kandangmasing-masing. Setelah diolah, maka cairan yang ada menjadi POC, kemudian Gas untuk memasak, sisanya berbentuk kotoran padat dijadikan Kompos.

POC " Landaltonic" sendiri telah melalui pengujian Lab di Makasar tentang unsure haranya, dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai pupuk cair organic.Manfaat POC untuk mempercepat daya tumbuh, percepat proses berbuah dan terutama dapat meningkatkan hasil produksi sebagai mana telah diujicoba pada tanaman padi.

Dari hasil uji coba pada tanaman padi, dapat dilihat dengan jelas adanya peningkatan produksi beras yang sebelumnya dengan pupuk un-organik hanya mencapai 3,2 ton beras / hektar.Setelah melakukan penambahan POC " Landaltonic " hasilnya menjadi 4 ton beras/ hektar.Artinya ada kenaikan sekitar 8 kwintal beras per hektar.

Sebagai Kabupaten Padi, Bolaang Mongondouw Utara bertekad akan menjadikan daerahnya sebagai penghasil beras yang berbasis organic, atau pertanian petanian organic melalui perbaikan struktur tanah dengan penggunaan Kompos dan POC. (Jansen)