Rabu, 1 Agustus 2012 – 17:35 WITA Telah dibaca 1836 kali

Saluran Irigasi Buko Segera Berfungsi Kembali

Dinas PU Provinsi Mengeruk Longsoran Irigasi Buko di Bolmut

Keluahan masyarakat dari Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang disampaikan melalui wakil rakyat di Kabupaten Bolmut tentang tidak berfungsinya saluran irigasi Buko mendapat perhatian jajaran PU SULUT.

Tim Komisi III anggota DPRD Bolmut yang dipimpin langsung Ketua DPRD Karel Bangko bertandang di kantor PU Provinsi (1/8) untuk menyampaikan aspirasi warga Bolmut terkait tidak berfunsinya saluran irigasi Buko.

Saat SUARAMANADO meminta waktu untuk menayakan maksud kunjangan di Kantor PU Prov. SULUT, Ketua DPRD Karel Bangko, yang telah berada didalm mobil tidak sempat memberi penjelasan.

Salah satu rombongan anggota DPRD yang dicegat saat keluar dari kantor PU, memberi penjelasan dimana pokok kedatangan mereka adalah terkait masalah saluran irigasi yang tidak berfungsi lagi dan mendapat keluhan warga sekita Daerah Irigasi Buko

Menurut Saharudin Achmadi S.Pdi dari Komisi III Partai PKS yang bergabung di Fraksi PAN DPRD Bolmut, Daerah Irigasi primer Buko di desa Dalapuli Barat, Dalapuli Induk, Dalapuli Timur Kecamatan Pinagaluman sejak dibangun tahun 1985 hingga saat ini, ternyata ada sekira 2 KM. yang belum ada saluran irigasi primer, yang sangat dibutuhkan petani di luas lahan sawah 200 Ha. Untuk itu diharapkan pemerintah Provinsi SULUT boleh mengalokasikan dana bagi saluran primer dimaksud yang diperkirakan membutuhkan dana Rp. 3 milliar.

Ditemui terpisah diruang kerjanya, Kepala Dinas PU Prov. SULUT Ir. Eddy Kenap melalui Kabid SDA, Ir. G.E Mentang, menjelaskan, tidak berfunsinya saluran irigasi saat ini disebabkan tertimbun lonsoran tanah yang cukup besar sehingga air dari saluran ini tidak tembus hingga di persawahan petani.

Timbunan longsoran dimaksud hanya dapat dikerjakan dengan alat berat, maka pihak PU Provinsi melalui Bidang Sumber Daya Air telah melakukan perbaikan jaringan irigasi yang rusak dan mengangkat longsoran tanah yang tertimbun. Saat ini pekerjaan sedang berlangsung, tegas Mentang.

Ada tiga item yang dikerjakan dilokasi irigasi Buko yaitu, pemasangan batu untuk penguatan benduangan, pembetonan saluran irigasi yang rusak serta mengangkut gundukan tanah yang menimbun saluran irigasi secara mekanikal.

Setelah proses ini selesai, maka kedepan pihaknya siap membantu permintaan warga Bolmut, untuk dibuatkan saluran irigasi primer sepanjang 2 KM. secara bertahap. Walau diakui Mentang, yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi SULUT sesuai kapasitas bendungan yang ada hanya mengaliri 100 Ha. Ada 14 titik Daerah Irigasi se SULUT yang menjadi tanggung jawab dan harus mendapat perhatian dari Pemerintah Propinsi. Salah satunya adalah Daerah Irigasi Buko di Bolmut. (Jansen)