Sabtu, 27 Agustus 2016 – 03:15 WITA Telah dibaca 600 kali

Aror: Langkah Awal Tingkatkan Debit Air

BP4K Boltim Respon Serangan Hama Padi

Yulius Aror, SP

SUARAMANADO, TUTUYAN – Serangan hama di sejumlah lahan sawah di Kecamatan Modayag, diupayakan tidak menyebar luas. Langkah awal untuk meminimalisir penyebaran hama padi, sebaiknya para petani meningkatkan debit air di lahan sawah.

"Untuk meminimais serangan hama, sebaiknya tambah debit air di sawah pada sore hari. Kalau debit air ditambah, hama perusak batang padi tidak dapat menyerang tanaman lain karena terhalang air", papar Kepala BP4K (Badan Penyuluh Pertanian Perikanan Peternakan Perkebunan dan Kehutanan) Pemkab Boltim, Yulius Aror SP, Kamis (25/08/2016).

Lanjut Aror mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan teknologi pemulihan hama tanaman padi. Diharapkan ada teknologi murah yang dapat dipakai untuk membantu lahan sawah masyarakat untuk menjaga gagal panen.

Seperti diketahui, lahan persawahan warga di Desa Bongkudai Induk Kecamatan Modayag, baru-baru ini diserang hama batang padi. Pun lahan yang terserang hama sehingga bakal gagal panen hanya sekitar 4 hektar.

Namun kerugian petani tak akan begitu besar jika usaha petani mengikuti pertanggungan asuransi Jasindo. Asuransi pertanggungan akan mengganti kerugian kelompok tani yang gagal panen jika menyetor kewajiban ke Jasindo setiap kali panen serta memenuhi ketentuan yang ada.(*Jefry Tampomalu)