Minggu, 31 Juli 2016 – 13:23 WITA Telah dibaca 670 kali

Perencanaan Terancam Mubasir

TPA-IPT Boltim Terganjal Lahan

Astony Angmalisang

SUARAMANDO, TUTUYAN - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Tinja (IPT) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terancam gagal.

Masalahnya lahan untuk proyek dimaksud hingga kini belum tersedia. "Kita masih mencari lahan yang tepat untuk pembangunan proyek TPA dan IPT", ujar Asisten II Pemkab Boltim, Astony Angmalisang, pekan lalu.

Menurut Astony, sebelumnya pemkab telah menetapkan lokasi di Tobang Desa Dodap, Kecamatan Tutuyan. Namun warga setempat menolak. Mereka mengeluhkan bau sampah jika lokasi tersebut menjadi tempat pembuangan sampah.

"Sudah ada lahan namun ditolak. Padahal sampah tidak dibiarkan melainkan diolah menjadi pupuk kompos", terangnya.

Hal yang sama lokasi lain TPA di Desa Molobog juga terkendala karena sudah dianggunkan ke bank. Dikatakan, Pemkab Boltim enggan mengambil resiko.

Memang masih banyak lahan kosong untuk penempatan TPA dan IPT, namun namun harga yang diajukan pemilik di atas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

"Ini untuk kepentingan semua sebab mengenai masalah lingkungan. Masyarakat masih cenderung menawarkan harga yang mahal dan kita pun hanya melakukan sesuai aturannya", tukasnya.