Kamis, 1 November 2012 – 10:53 WITA Telah dibaca 2272 kali

Rapat Paripurna Istimewa HUT Boltim ke 4

Lanjar Minta Birokrat Jangan Campuri Persoalannya dengan Meydi

Bupati Kabupaten Bolmong Timur, Sehan Landjar, Saat Paripurna Istimewa DPRD, HUT Boltim ke 4

Kabupaten Bolomong Timur memperingati HUT-4 (31/10) yang ditandai dengan puncak kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang dihadiri Dr. Mecky Onibala selaku Assisten I Setda Provinsi SULUT mewakili Gubernur.

Rapat Paripurna Isteimewa yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hi. Sumardia Modeong SE. dipusatkan di Aula Pertemuan Pemkab Boltim Tutuyan. Yang dihadiri seluruh anggota DPRD, undangan dari Kabupaten/Kota se Provinsi SULUT dan serta jajaran TNI dan POLRI di Bolmong Raya.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Assiten I, Drs. Mecky Onibala, mengingatkan dan mendorong jajaran pemerintah Bolmong Timur dibawah kepemimpinan Sehan Landjar selaku Bupati dan Meydi Lensung, Wakil Bupati. Agar moment ini dijadikan titik renung untuk kebangkitan dan kejayaan Boltim menuju Kabupaten yang sejajar dengan Kabupaten lain di SULUT.

Assisten I. Setda Prov. SULUT, Drs. Mecky Onibala Dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT-4 Kabupaten Boltim, Bersama Bupati, Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD

Gubernur menitipkan PR kepada Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran Legislatif untuk mencari terobosan-terobosan cerdas tentang titik-titik pengebangan baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Boltim.

Bupati, Sehan Landjar, dalam pidato yang singkat padat dan jelas arahnya, memaparkan kemajuan Bolmong Timur diusia 2 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Meydi Lensu.Berbagai program strategis seperti pendidikan dan ifrastruktur terus dipacu pembangungannya dan menopang sektor unggulan daerah seperti Perikanan dan Pertanian & Perkebunan yang menjadi tulang punggung warga Boltim.

Ditegaskan Landjar, agar para Birokrat Jangan Campuri urusan politik antara Bupati dan Wakil Bupati.Sebagai mana diketahui, keduanya sempat renggang hubungan pemerintahan, yang klimaksnya munculnya pernyataan mundur sebagai Meydi Lensun sebagai Wakil Bupati yang kemudian dianulir masyarakat Boltim.

Saat ini baik Bupati dan Wakil Bupati dalam hubungan yang semakin baik, serta fokus pada pembangunan Kabupaten Boltim.Keduanya sepakat tidak memperpanjang polemic yang terjadi selama ini, karena ujung-ujungnya kerugian bagi daerahnya. (Jansen)