Rabu, 24 Agustus 2011 – 05:02 WITA Telah dibaca 1520 kali

DPRD SULUT Didesak Pemerintah Bangun Akses Perkebunan Boltim

Sjenny F Kalangi SE, Anggota Komisi III DPRD SULUT

Akses menuju perkebunan yang rusak berat membuat warga Desa Lolak, Pimogoluman dan Bongkudai, Kabupaten Boltim mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (SULUT).

Melalui anggota dewan, Sjenny F Kalangi SE, yang turun reses, Jumat (19/8) dan Senin (22/8) lalu, kepada legislato dapil Bolmong Raya tersebut, mereka meminta agar di desa mereka dibangunkan jalan menuju areal perkebunan. "80 persen masyarakat di desa Lolak, Pimogoluman dan Bongkudai hidup dari bertani dan berkebun.

Tapi jika mereka mengalami kesulitan untuk membawa keluar hasil perkebunan mereka, tentu mereka akan sulit meningkatkan perekonomian mereka", ujar Kalangi, kepada SUARA MANADO, Selasa (23/8) saat dihubungi melalui telepon.

Dengan hal ini, kata legislator Partai Damai Sejahtera itu, ia akan mendesak pemerintah agar memberikan perhatian kepada warga Boltim, khususnya untuk membangun akses pertanian.

Selain itu, bantuan bibit padi serta palawija lain, dimintakan warga untuk dibantu pemerintah.

"Seperti kita tahu bersama, program revitalisasi pertanian yang dulu menjadi kebanggaan dan prestasi SULUT, kini sudah menurun. dan untuk menunjang program ini kembali terangkat, pemerintah diharapkan bisa memberikan bantuan bibit kepada para petani, salah satunya untuk petani di Boltim", tandas personel Komisi III bidang Pembangunan itu.