Jumat, 24 Juni 2011 – 06:38 WITA Telah dibaca 1824 kali

CPNS Boltim Demo di DPRD SULUT

Benny Ramdhani Anggota Komisi IV DPRD SULUT

Puluhan warga Boltim yang terindikasi sudah masuk dalam komposisi Pegawai Negeri Sipil tahun 2010 menuntut hak mereka karena secara sengaja digugurkan karena diadakan test kembali. Dalam demo warga Boltim tersebut mereka juga menolak dilaksanakan test ulang sebab dalam aturan mereka telah dinyatakan lulus, berarti itu sudah sah. Hal ini dikatakan oleh para pendemo dengan nada tinggi di depan Kantor DPRD SULUT hari ini Kamis kemarin.

Ini merupakan kebijakan bupati untuk melakuklan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lagi, ini merupakan sebuah tindakan dan keputusan yang sudah jelas bertentangan dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi maupun pemerintah pusat. Indonesia ini kan menganut tidak ada negara didalam negara, "kebijakan ini diatur dalam peundang-undangan dalam negara dan harus ditaati oleh semua, untuk itu kami akan mengadakan hearing tanggal 28 juni nanti yang akan hadir Pemprov dan pejabat Badan Kepegawaian Regional Provinsi juga Bupati terkait", ujar Benny Ramdhani di dalam dengar pendapat di ruang rapat II DPRD SULUT.

Lebih lanjut dikatakan Ramdhani, jika nanti terbukti ada pelanggaran hukum maka kami tidak segan-segan mendorong aparat hukum untuk segera menindaki sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Karena ini sudah mengenai undang-undang, dan jika kedapatan harus dihukum sesuai aturannya", tandas Ramdhani, legislator SULUT ini.