Senin, 30 Mei 2011 – 19:43 WITA Telah dibaca 2525 kali

Sekprov Serahkan Bantuan Bencana Bolsel

Sekretaris provinsi SULUT, Ir. Siswa R. Mokodongan dalam sebuah kesempatan.

Sekretaris Provinsi SULUT, Ir. Siswa R Mokodongan atas nama gubernur SULUT Dr. Sinyo Harry Sarundajang, menyerahkan bantuan bencana alam banjir Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Senin (30/05) sore.

Penyerahan bantuan atas nama Pemprov SULUT yang berlangsung di ruang kerja Sekprov SULUT berupa uang tunai sebesar seratus juta rupiah tersebut telah diterima langsung Sekretaris Daerah Kab. Bolsel Drs Gunawan Lombu, SPd. MM disaksikan Karo Keuangan dan Aset Praseno Hadi, SE Ak dan Ketua Bappeda Bolsel DR. Adharto Utiah.

Mokodongan mengatakan, gubernur Sinyo Sarundajang sangat peduli dengan peristiwa benjana banjir yang melanda Bolaang Mongondow Selatan, walaupun mengalami sedikit keterlambatan, namun pemprov SULUT tetap memperhatikan penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana.

Untuk itu Mokodongan mengharapkan, kiranya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membantu masyarakat yang terkena bencana, ujarnya.

Sementara itu Sekda kabupaten Bolsel, Gunawan Lombu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemprov SULUT terutama Ba[pak Gubernur Sinyo sarundajang yang telah memberikan bantuan selain berupa uang tunai juga obat-obatan yang telah disalurkan Dinas kesehatan SULUT serta perbaikan jalan yang juga telah dilakukan Dinas PU SULUT.

Lombu juga berharap, kiranya Kantor Balai Sungai yang ada di Provinsi SULUT, secepatnaya melakukan normalisasi terhadap sungai-sungai yang ada di bolsel., sebab apabila datangnya hujan maka desa-desa yang ada di empat kecamatan yakni kec, Pinolosian, Ponolosian Tengah dan Polnolosian Timur serta kecamatan Bolang Uki dipastikan akan tergenang kembali, katanya.

Lombu menambahkan akibat bencana banjir yang terjadi dua pekan lalu mengakibatkan sekitar dua ribu rumah penduduk mengalami kerukan dan tergenang air serta kerugiaannya diperkirakan mencapai tujuh ratus juta rupiah.