Minggu, 29 Juli 2012 – 16:59 WITA Telah dibaca 480 kali

Sondakh Letakkan Batu Pertama Pembuatan Jalan Salib

Wisata religi berbentuk salib raksasa biasanya hanya terdapat di beberapa daerah di SULUT seperti di Minahasa, Minahasa Selatan dan Tomohon namun kini telah hadir di kota Bitung setelah walikota Bitung Hanny Sondakh meresmikan dimulainya pembangunan melalui peletakan batu pertama pembangunan pembuatan salib raksasa di kelurahan Dorbolaang kecamatan Lembeh selatan, Sabtu (28/7).

Ide awal pembuatan salib raksasa bermula dari keinginan pemerintah dan masyarakat kelurahan Dorbolaang bersama tokoh agama untuk menjadikan wilayah Dorbolaang sebagai kawasan religi kebetulan pemandangannya sangat mendukung", ujar lurah Dorbolaang Flores Baghiu.

Ternyata rencana pembuatannya mendapatkan suport dari berbagai dedominasi gereja seperti GMIM, GPDI, Katolik dan lainnya termasuk juga oleh para pengusaha di kota Bitung dan pemerintah kota mendukung dibangunnya wisata religi ini sehingga awalnya hanya direncanakan salib berukuran tinggi 12 meter, namun karena mendapatkan dukungan dari berbagai pihak maka berubah signifikan rencanannya bakal di bangun tinggi kurang lebih 80–100 m", urai Baghiu.

Walikota Bitung Hanny Sondakh dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mendukung dibangunnya salib raksasa ini, ia berharap agar pembangunan monumen salib ini dibuat sebaik mungkin dan lebih besar lagi agar dapat memberikan warna tersendiri bagi masyarakat Dorbolaang dan masyarakat kota Bitung pada umumnya sehingga menjadi icon bagi kota Bitung untuk pengembangan wisata religi", monumen salib ini bukan hanya memiliki makna sosial tetapi makna religius bagi masyarakat", ujar Sondakh.

Hadir dalam kegiatan ini kadis sosial Audi Pangemanan, AP.MSi, Kadis kebersihan Drs. Yossy Kawengian dan camat Lembeh selatan Forsman Dandel, S.Sos