Selasa, 30 Mei 2017 – 00:09 WITA Telah dibaca 387 kali

Mantiri Hadir Rapat Koordinasi TKPKD

Wakil Gubernur Sulawesi Utara bersama Wakil Walikota Kota Bitung menghadiri Rapat Koordinasi TKPKD
SUARAMANADO, SULUT: Senin, 29 Mei 2011. Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri yang juga selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bitung didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Bitung Steven Sulu menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E Kandouw yang dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) SULUT.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur SULUT Drs. Steven O.E Kandouw mengapresiasi kepada wakil bupati dan wakil walikota yang hadir rapat koordinasi, "mari bersama-sama kira optimalkan waktu ini sebagai peningkatan sinergitas kedepan", kata Wakil Gubernur SULUT.

Lanjutnya lagi Wakil Gubernur SULUT mengatakan, Salah satu aspek penting untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan adalah aktualisasi program kerja yang strategis dan tepat sasaran, serta didukung dengan ketersediaan data kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran. Terkait dengan itu memasuki bulan Ramadhan pak Gubernur bilang harus kondusif dalam arti Sembako (sembilan bahan pokok harus aman, tadi saya sudah mengadakan sidak harga pada umumnya stabil hanya cabe (rica) harganya melambung semuanya permainan tengkulak yang memainkan harga, kepala pasar seharusnya berperan untuk mengontrol kestabilan harga,lanjut Wagub. itu

Senada dengan itu, Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri meminta, agar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bitung untuk dapat bekerjasama melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kota Bitung. "Tim Koordinasi harus bekerja secara terpadu, sistemik dan menyeluruh serta menyentuh pada akar permasalahannya, dengan melibatkan Pemerintah, BUMN/MUMD, Perusahaan Swasta dan masyarakat itu sendiri",tutur Manitiri.
"Pengukuran kemiskinan yang dapat dipercaya dapat menjadi instrumen tangguh bagi pengambil kebijakan dalam memfokuskan perhatian pada kondisi hidup orang miskin dan data kemiskinan yang baik juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan Pemerintah Kota Bitung terhadap kemiskinan, membandingkan kemiskinan antar waktu dan daerah serta menentukan target penduduk miskin dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi mereka", kata Mantiri.