Jumat, 15 Juni 2012 – 11:27 WITA Telah dibaca 506 kali

Kahagi, PAN Minahasa Utara Target Satu Fraksi

Hasil Musyawarah Daerah – II Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Minahasa Utara berjalan lancar dan tercatat sebagai musda tercepat, Dibuka secara resmi oleh Sekertaris DPW PAN Propinsi Sulawesi Utara, Ayub Ali Albugis SE sekitar jam 13.00 dan berakhir jam 17.00 yang dipusatkan di MIS Kalawat.

Dalam arahan pembukaan Musda, Albugis mintakan seluruh kader agar saatnya bekerja, bukannya saling menyalahkan satu dengan lainnya. Jika ada masalah maka diselesaikan diwilayah masing-masing.

Kepada ketua terpilih siapapun dia agar segera lakukan konsolidasi ke rayon-rayon dan sub rayon. Bupati Minahasa Utara Drs. Sompie F. Singal, selaku pembina partai Politik berharap kader terbaik yang nantinya terpilih agar dapat bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara secara bersama-sama majukan daerah ini.

Sebagai partai besar moment seperti ini sangat penting artinya dan strategis dalam menentukan masa depan partai.

Drs. Efraim Kahagi terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD PAN Minahasa Utara periode 2010 – 2015, setelah Sukri Monoarfa menyatakan diri mundur sebagai calon ketua dan langsung dinyatakan sah ditandai ketokan palu oleh pimpinan sidang Stela Pakaya dari DPW SULUT.

Dalam Pidato politik pertama, Kahagi, targetkan 2014 nanti PAN Minahasa Utara harus meraih satu fraksi di DPRD Minahasa Utara. Strategi yang akan dilakukan dengan melakukan konsolidasi pengurus di Kecamatan hingga di Desa-desa.

Bertekad akan membesarkan PAN di Minahasa Utara dengan berbekal sebagai mantan birokrat yang kridibel dimana selama ini jauh dari berita miring.

Ketua Majelis Penasehat Pertimbangan Daerah (MPPD) PAN Minahasa Utara, Sumitro Lanadi, juga terpilih secara aklamasi. Berharap ketua DPD terpilih selaku nahkoda Partai kedepan akan secara bersama-sama bekerja memajukan PAN. Sumitro mendukung target satu fraksi di DPRD Minahasa Utara pada 2014 mendatang.

Pendekatan sosial dan cultural akan dilakukan karena masyarakat Kabupaten Minahasa Utara terdiri dari latarbelakang sosial dan budaya sangat beragam yang diapit oleh dua kota besar di SULUT, Manado – Bitung.

Rencananya pada September 2012 pekerjaan rumah pembentukkan pengurus di Kecamatan dan Desa telah tuntas dilaksanakan. (Jansen)