Senin, 26 Maret 2012 – 17:01 WITA Telah dibaca 943 kali

Sondakh Paparkan Prioritas Pembangunan Bitung di Musrenbang Provinsi

Walikota Bitung (tengah memegang mikrofon).

Optimalisasi akses masyarakat kepada fasilitas kesehatan yang berkualitas, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan iklim investasi dan kesempatan berusaha yang baik serta pengembangan pelabuhan Bitung dan fasilitas pendukung lainnya sehingga dapat menjadi pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik, percepatan pembangunan infrastruktur dan prasarana jalan dan pemukiman adalah beberapa prioritas pembangunan di Kota Bitung pada tahun 2013. Demikian presentasi Walikota Bitung Hanny Sondakh saat memaparkan prioritas pembangunan Kota Bitung untuk tahun 2013 pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi SULUT yang dilaksanakan di Hotel Sintesa Peninsula Senin 26 Maret 2012.

Ditambahkan Sondakh, ada 3 arah kebijakan yakni mewujudkan kawasan industri terpadu Tanjung Merah Kota Bitung menjadi KEK, mensinergikan konektivitas pembangunan ekonomi Kota Bitung dengan program-program yang sesuai pada master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011–2025 dalam koridor IV yaitu di Pulau Sulawesi, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui upaya-upaya pengembangan koperasi, membuka lapangan kerja, penerapan UMP dan memberi peluang masuknya investor dengan berbagai kemudahan serta pemberian bantuan terarah kepada golongan masyarakat miskin.

"Ada 5 isu strategis dalam program pembangunan Kota Bitung yaitu, pencapaian Milenium Development Goals, KEK Bitung, Jalan Tol Manado-Bitung, infrastruktur jalan lingkar Pulau Lembeh dan optimalisasi pengelolaan sektor pariwisata", kata Sondakh.

Musrenbang tingkat Provinsi ini dibuka oleh Gubernur SULUT Dr. SH Sarundajang dan dihadiri oleh Saut Situmorang sebagai Staf Ahli Mendagri RI Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan yang mewakili Mendagri, Max H. Pohan sebagai Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah yang mewakili Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Stefan Koeberle sebagai Kepala Perwakilan Bank Dunia Indonesia. Sedangkan Walikota Hanny Sondakh hadir didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Fabian Kaloh SIP MSi dan Kepala Bappeda Ir. James Rompas MSi.