Selasa, 4 Januari 2011 – 07:24 WITA Telah dibaca 904 kali

MK Gelar Sidang Lanjutan Pemilukada Bitung

SUARAMANADO, Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Selasa (4/1), akan menggelar sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah kota Bitung pada pukul 12 WITA siang ini bertempat di markas KPK, jalan HR. Rasuna Said Jakarta.

Sidang kali ini merupakan panel pembuktian dan lanjutan dari sidang-sidang sebelumnya pada bulan Desember lalu, di mana pemohon, pasangan Ramoy Markus Luntungan-Yondries Kansil dengan nomor perkara 226/PHPU.D-VIII/2010 dan pasangan Robert Lahindo-Meity Kolang dengan nomor perkara 227/PHPU.D-VIII/2010 dilangsungkan dalam satu sidang. Dalam rilis situs MK hari ini dijadwalkan kuasa pemohon Luntungan-Kansil yakni Alexander Wenas, S.H., sedangkan kuasa pemohon Lahindo-Kolang yakni Raymond Legoh dengan nomor perkara 226/PHPU.D-VIII/2010 dan 227/PHPU.D-VIII/2010
Pada sidang perdana yang digelar Desember 2010, pihak pemohon melalui kuasa pemohon Noce Karamoy mengungkapkan adanya temuan baru dengan dugaan bahwa pasangan calon yang terpilih, Sondakh-Lomban tidak lulus dalam tes kesehatan secara menyeluruh. Pemohon juga menuntut diadakannya pemungutan suara ulang (PSU) dan hasil rekapitulasi KPUD Bitung 14 Desember lalu dibatalkan. Bila PSU dilakukan, maka pemohon meminta MK untuk melakukan perhitungan kembali data DPT yang dianggap bermasalah serta meminta agar KPUD menindak tegas PPK atau PPS yang tidak netral. Sidang harus dilanjutkan dengan pembuktian saksi-saksi.

Saat pemilukada Bitung Desember tahun lalu, Hanny Sondakh yang berpasangan dengan Maxmillan Lomban dengan julukan "Solo" unggul telak dibandingkan lawan-lawannya. Luntungan-Kansil yang disebut-sebut sebagai lawan tangguh harus menyusul di peringkat selanjutnya dengan jumlah suara yang berbeda jauh, ditutup dengan Lahindo-Kolang. Dugaan penggelembungan suara dan DPT yang bermasalah membayang-bayangi kemenangan Solo.

Suasana pemilukada Bitung yang panas membuat hubungan walikota dan wakil walikota saat ini, Hanny Sondakh dan Robert Lahindo merenggang. Pada toast awal tahun yang baru lewat, Lahindo tidak terlihat batang hidungnya.